Evrillia, Shandy (2026) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA PADA SISWI KELAS VIII DI SMPN 1 PANJATAN KULON PROGO TAHUN 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (COVER)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (ABSTRAK)
Abstract.pdf Download (316kB) |
|
Text (BAB 1)
Chapter 1.pdf Download (367kB) |
|
Text (BAB 2)
Chapter 2.pdf Download (387kB) |
|
Text (BAB 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (412kB) |
|
Text (BAB 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (340kB) |
|
Text (KESIMPULAN)
Conclusion.pdf Download (261kB) |
|
Text (REFERENSI)
References.pdf Download (277kB) |
|
Text (LAMPIRAN)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (925kB) |
|
Text (KTI)
SHANDY EVRILLIA_P07124123024.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Shandy Evrillia1, Niken Meilani2 , Sumarah3 123Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Jl. Mangkuyudan MJ III/304, Yogyakarta, 55143 email:evrilliashandy@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan yang cukup besar di kalangan remaja putri. Di Kabupaten Kulon Progo, program Sekolah Peduli Kasus Anemia telah diimplementasikan untuk menekan angka anemia melalui edukasi dan pemberian Tablet Tambah Darah. Pemahaman yang baik mengenai anemia dan akses informasi yang tepat sangat penting bagi keberhasilan program ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik responden, sumber informasi, tingkat pengetahuan, dan pengalaman pemeriksaan hemoglobin (Hb) pada siswi kelas VIII di SMPN 1 Panjatan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dilakukan terhadap 91 responden siswi kelas VIII menggunakan kuesioner pengetahuan anemia yang terdiri dari 26 butir pernyataan. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden (65,9%) sudah pernah melakukan pemeriksaan Hb dalam 6 bulan terakhir. Sumber informasi utama mengenai anemia adalah media sosial (64,8%) dan petugas kesehatan (23,1%). Secara umum, mayoritas siswi memiliki tingkat pengetahuan kategori "Baik" (65,9%), kategori "Cukup" (31,9%), dan "Kurang" (2,2%). Namun, masih ditemukan poin pernyataan yang belum bisa dijawab dengan baik pada indikator penyebab anemia (penyakit cacingan dan malaria) serta sumber zat besi (konsumsi jagung). Tabulasi silang menunjukkan bahwa siswi yang pernah melakukan pemeriksaan hemoglobin cenderung memiliki pengetahuan yang lebih baik (70%) dibandingkan yang belum pernah (58,1%). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan siswi SMPN 1 Panjatan mengenai anemia tergolong baik, namun edukasi lebih lanjut perlu difokuskan pada indikator penyebab dan pencegahan anemia yang lebih jelas untuk menghilangkan kesalahan yang masih ada. Kata Kunci: Pengetahuan, Anemia, Remaja Putri
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Pengetahuan, Anemia, Remaja Putri |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 04:45 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 04:45 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22540 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
