Sekar Arum, Nimas (2026) GAMBARAN PENYIMPANAN BAHAN MAKANAN KERING DI INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT UMUM PKU MUHAMMADIYAH BANTUL. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text
1.Awal.pdf.pdf

Download (468kB)
Text
2.Abstract.pdf.pdf

Download (149kB)
Text
3.Chapter 1.pdf.pdf

Download (138kB)
Text
4.Chapter 2.pdf.pdf

Download (243kB)
Text
5.Chapter 3.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (165kB)
Text
6.Chapter 4.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (216kB)
Text
7.Conclusion.pdf.pdf

Download (146kB)
Text
8.References.pdf.pdf

Download (150kB)
Text
9.Appendices.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (813kB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Penyimpanan bahan makanan kering merupakan salah satu tahap penting dalam penyelenggaraan makanan di rumah sakit. Ketidaksesuaian proses penyimpanan bahan makanan kering dapat mempercepat kerusakan, berisiko terhadap pertumbuhan mikroba, dan dapat mengakibatkan penurunan mutu bahan makanan serta kontaminasi. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan pada penyimpanan bahan makanan kering guna melindungi dari kontaminasi, menjaga kualitas dan keamanan bahan makanan di instalasi gizi rumah sakit. Tujuan: Mengetahui gambaran penyimpanan bahan makanan kering di Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Bantul. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2026 di Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Bantul. Hasil: Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Bantul telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP). Syarat-syarat penyimpanan bahan makanan kering sesuai sebesar 90,9% dan dikategorikan sesuai berdasarkan PGRS 2013 (≥75%). Suhu ruang penyimpanan bahan makanan kering berada rata–rata pada angka 23,5°C. Ketersediaan fasilitas peralatan di ruang penyimpanan sesuai 80% dari persyaratan fasilitas yang harus tersedia. Diterapkan penyimpanan bahan makanan kering dengan metode First In First Out (FIFO) dan First Expired First Out (FEFO). Kesimpulan: Penyimpanan bahan makanan kering di Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Bantul telah memiliki SOP, telah memenuhi sebagian besar persyaratan penyimpanan, serta menerapkan sistem FIFO dan FEFO. Namun, suhu ruang penyimpanan dan ketersediaan fasilitas peralatan masih belum sesuai dengan standar yang PGRS sehingga perlu dilakukan perbaikan untuk menjamin mutu dan keamanan bahan makanan. Kata Kunci: FEFO, FIFO, penyimpanan bahan makanan kering, suhu, SOP

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: FEFO, FIFO, penyimpanan bahan makanan kering, suhu, SOP
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 01 Jul 2026 03:04
Last Modified: 01 Jul 2026 03:04
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22525

Actions (login required)

View Item View Item