Ayu Melisa, Cintya (2026) PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR (PAGT) PADA PASIEN PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN HIPOGLIKEMIA, LUKA PEDIS KANAN PRE DEBRIDEMENT, LUKA PEDIS KIRI POST DEBRIDEMENT, BRONKHITIS AKUT, CARDIOMEGALI DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
Awal.pdf

Download (766kB)
Text (Abstract)
Abstractt.pdf

Download (317kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (498kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (798kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (654kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (648kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (353kB)
Text (References)
References.pdf

Download (484kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Komplikasi DM dapat menyebabkan penurunan status gizi dan memperburuk kondisi kesehatan pasien sehingga diperlukan penatalaksanaan gizi yang tepat melalui Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT). Tujuan: Mengetahui pelaksanaan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada pasien Diabetes Mellitus yang menjalani perawatan di rumah sakit, meliputi skrining gizi, asesmen gizi, diagnosis gizi, intervensi gizi, serta monitoring dan evaluasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu pasien rawat inap dengan diagnosis Diabetes Mellitus disertai hipoglikemia, luka pedis kanan pre debridement, bronkhitis akut, dan kardiomegali. Pengumpulan data dilakukan melalui skrining gizi, pengkajian gizi meliputi data antropometri, biokimia, fisik klinis, riwayat makan, dan riwayat pasien, kemudian dilakukan diagnosis gizi, intervensi gizi, serta monitoring dan evaluasi selama tiga hari. Hasil: Hasil skrining gizi menunjukkan pasien mengalami malnutrisi dengan skor Mini Nutritional Assessment (MNA) 13. Pengkajian gizi menunjukkan berat badan 50 kg, LILA 22 cm, penurunan berat badan 10,71% dalam dua bulan, kadar gula darah sewaktu 39 mg/dL, kreatinin 1,77 mg/dL, dan hemoglobin 10,7 g/dL. Diagnosis gizi yang ditegakkan meliputi asupan oral tidak adekuat, perubahan nilai laboratorium terkait glukosa darah, kebutuhan pembatasan natrium dan cairan, serta kurangnya pengetahuan terkait diet Diabetes Mellitus. Intervensi gizi diberikan melalui diet DM sesuai kebutuhan, edukasi gizi, konseling, dan kolaborasi dengan tim kesehatan. Hasil monitoring menunjukkan perbaikan kondisi klinis, peningkatan asupan makan, serta kadar gula darah yang lebih terkontrol. Kesimpulan: Penerapan PAGT pada pasien Diabetes Mellitus dapat membantu memperbaiki kondisi klinis, meningkatkan asupan makan, dan mendukung pengendalian kadar glukosa darah selama masa perawatan. Kata Kunci: Diabetes Mellitus, PAGT, asuhan gizi, hipoglikemia, studi kasus.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Diabetes Mellitus, PAGT, asuhan gizi, hipoglikemia, studi kasus
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 01 Jul 2026 02:55
Last Modified: 01 Jul 2026 02:55
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22524

Actions (login required)

View Item View Item