Ningrum, Rodia Cahya (2026) PERTUMBUHAN BAKTERI Pseudomonas aeruginosa PADA MEDIA BUATAN KACANG KEDELAI (Glycine max (L.) Merr). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
Awal.pdf

Download (4MB)
Text (Abstract)
abstract.pdf

Download (1MB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (4MB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (19MB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (13MB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (508kB)
Text (References)
References.pdf

Download (6MB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

Media pertumbuhan bakteri yang baik merupakan media yang mengandung nutrisi yang dibutuhkan bakteri untuk tumbuh. Media NA merupakan media pabrikan yang umum digunakan, namun memiliki harga yang relatif tinggi. Media buatan pertumbuhan bakteri dengan bahan mudah didapatkan dan kandungan nutrisi yang tinggi dapat menjadi solusi permasalahan tersebut. Bahan alami tersebut seperti kacang kedelai yang mengandung protein tinggi dan nutrisi yang lengkap dengan bahan tambahan ekstrak ragi, kaldu daging sapi, dan gula yang dapat digunakan sebagai media pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media buatan kacang kedelai dapat digunakan sebagai media pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa berdasarkan morfologi koloni, morfologi sel, jumlah koloni, dan diameter koloni yang dibandingkan dengan media NA. Metode yang digunakan adalah eksperimen murni dengan desain penelitian Post Test Only Control Design. Karakteristik koloni bakteri pada media buatan memiliki ciri hampir sama dengan NA yaitu berwarna putih, bentuk bulat, tepi rata, elevasi cembung, permukaan halus, konsistensi lembut, bau khas anggur, pigmen pada media buatan hijau terang dan pada NA hijau tua kurang terang. Karakteristik morfologi sel berwarna merah, gram negatif, bentuk basil, formasi tunggal rantai pendek. Rerata jumlah koloni media buatan dan NA berturut-turut adalah 8,6 x 106 CFU/mL dan 8,55 x 106 CFU/mL. Rerata diameter koloni media buatan dan NA berturut-turut sebesar 1,30 mm dan 1,14 mm. Kesimpulan pada penelitian ini adalah media buatan kacang kedelai (Glycine max (L.) Merr) dapat digunakan sebagai media alternatif pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa. Kata Kunci: Media buatan kacang kedelai (Glycine max (L.) Merr), Pseudomonas aeruginosa, Pertumbuhan bakteri

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Media buatan Kacang kedelai (Glycine max (L.) Merr), Pseudomonas aeruginosa, Pertumbuhan bakteri
Subjects: R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi DIII Teknologi Laboratorium
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 01 Jul 2026 07:01
Last Modified: 01 Jul 2026 07:01
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22250

Actions (login required)

View Item View Item