RAHAYU, FEBRI DWI KURNIAWATI (2026) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. H G2P1A0AH1 UMUR 31 TAHUN DENGAN PRIMI SEKUNDER DAN PERSALINAN KALA I MEMANJANG DI PUSKESMAS TURI SLEMAN. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
AWAL.pdf

Download (534kB)
Text (Sinopsis)
SINOPSIS.pdf

Download (157kB)
Text (BAB I)
CHAPTER I.pdf

Download (437kB)
Text (BAB II)
CHAPTER II.pdf

Download (558kB)
Text (BAB III)
CHAPTER III.pdf

Download (316kB)
Text (BAB IV)
CHAPTER IV.pdf

Download (159kB)
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (293kB)
Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Asuhan kebidanan berkesinambungan (continuity of care) merupakan pelayanan menyeluruh yang diberikan kepada perempuan sejak masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana secara berkesinambungan dan komprehensif. Pendekatan ini bertujuan untuk memantau kondisi ibu dan bayi secara optimal, mendeteksi dini adanya komplikasi, serta memberikan penatalaksanaan yang tepat sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Dalam pelaksanaannya, bidan memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara berkesinambungan sesuai kebutuhan ibu dan bayi. Sinopsis kasus ini membahas asuhan kebidanan berkesinambungan pada Ny. H usia 31 tahun G2P1A0AH1 dengan faktor risiko kehamilan berupa jarak persalinan lebih dari 10 tahun (primi sekunder), yang dilakukan di Puskesmas Turi Sleman sejak masa kehamilan trimester III hingga pelayanan keluarga berencana. Selama masa kehamilan, kondisi ibu dan janin secara umum dalam keadaan baik, namun pada usia kehamilan 40 minggu 4 hari ibu mengalami persalinan kala I memanjang akibat tidak adanya kemajuan pembukaan serviks selama fase aktif. Setelah dilakukan observasi dan penatalaksanaan awal di Puskesmas Turi, ibu dirujuk ke RSUD Sleman dan berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan ditemukan adanya malposisi janin sehingga dilakukan tindakan sectio caesarea secara CITO. Bayi lahir perempuan, cukup bulan, sesuai masa kehamilan, dengan kondisi baik dan nilai APGAR 8/9/10. Asuhan selanjutnya dilakukan pada masa bayi baru lahir, neonatus, nifas, dan keluarga berencana. Bayi menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan yang baik tanpa komplikasi, mendapatkan ASI eksklusif, serta tidak ditemukan tanda infeksi maupun kelainan kongenital. Pada masa nifas, kondisi ibu juga baik dengan involusi uterus normal, luka operasi sembuh dengan baik, produksi ASI lancar, dan tidak ditemukan tanda bahaya nifas. Sebagai upaya pengaturan jarak kehamilan, ibu memilih menggunakan kontrasepsi IUD pasca salin dengan hasil pemeriksaan menunjukkan posisi IUD baik secara intrauterin. Melalui asuhan kebidanan berkesinambungan ini, diharapkan kesehatan ibu dan bayi dapat terpantau secara optimal serta komplikasi dapat ditangani secara tepat dan berkesinambungan.

Item Type: Thesis (Laporan-Coc)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 18 Aug 2026 07:00
Last Modified: 18 Aug 2026 07:00
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22069

Actions (login required)

View Item View Item