Zulfikar, Agnia Nafisa (2025) PENGARUH VARIASI CAMPURAN TEPUNG KACANG KEDELAI DAN SARI JERUK TERHADAP SIFAT FISIK, KANDUNGAN GIZI, SIFAT ORGANOLEPTIK, DAN FOOD COST PADA FORMULA ENTERAL SOYTRUS SEBAGAI ALTERNATIF DIET TINGGI ENERGI TINGGI PROTEIN (TETP) PADA PASIEN KANKER. Tugas Akhir Dietisien thesis, POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.
|
Text (Cover)
1. Cover.pdf Download (690kB) |
|
Text (Abstract)
2. Abstrak.pdf Download (291kB) |
|
Text (Halaman)
3. Halaman.pdf Download (297kB) |
|
Text (Chapter 1)
4. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (310kB) |
|
Text (Chapter 2)
5. BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (526kB) |
|
Text (Chapter 3)
6. BAB 3 METODE.pdf Restricted to Registered users only Download (786kB) |
|
Text (Chapter 4)
7. BAB 4 HASI DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (467kB) |
|
Text (Conclusion)
8. CONCLUSION.pdf Download (273kB) |
|
Text (References)
9. REFERENCES.pdf Download (223kB) |
|
Text (Appendices)
10. APPENDICES.pdf Restricted to Registered users only Download (924kB) |
Abstract
Latar Belakang: Pasien kanker memiliki risiko tinggi malnutrisi sehingga membutuhkan formula enteral padat gizi dan terjangkau. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi campuran tepung kacang kedelai dan sari jeruk terhadap sifat fisik (densitas kalori, daya alir, viskositas dan osmolaritas), kandungan gizi, sifat organoleptik, dan food cost pada formula enteral Soytrus sebagai alternatif diet TETP pada pasien kanker. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat empat variasi formula (F1, F2, F3, FERS). Nilai gizi dihitung menggunakan Nutrisurvey, uji organoleptik dilakukan oleh panelis agak terlatih sebanyak 20 panelis yang terdiri dari Ahli Gizi dan Mahasiswa Pendidikan Profesi Dietisien Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, sedangkan viskositas dan osmolaritas diukur menggunakan instrumen standar. Hasil: Soytrus memiliki Densitas (1,13-1,23 kkal/ml), daya alir (3,25-4,80), viskositas (1,5–2,3 cP) dan osmolaritas (320,6–491,6 mOsm/L) seluruh varian berada dalam batas aman. Kandungan energi lebih tinggi (227,1–246,5 kkal/200 ml) dibanding FERS (209,6 kkal) dengan densitas 1,13–1,23 kkal/ml. Kandungan protein Soytrus (12,4–13,9 g) juga lebih tinggi dibanding FERS (6,8 g). Secara organoleptik, F3 paling disukai dari aspek aroma, rasa, dan tekstur, sedangkan F2 paling disukai dari warna. Food cost menunjukkan F1 paling ekonomis, sementara F2 dan F3 lebih tinggi akibat penggunaan jeruk dan susu. Kesimpulan: Soytrus memiliki keamanan fisik, kandungan gizi, mutu sensoris, dan kelayakan biaya yang baik, sehingga berpotensi menjadi alternatif formula enteral untuk pasien kanker. Kata Kunci: Formula Enteral, Kanker, Sari Jeruk, Tepung Kacang Kedelai
| Item Type: | Thesis (Tugas Akhir Dietisien) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Formula Enteral, Kanker, Sari Jeruk, Tepung Kacang Kedelai |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RB Pathology R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 07:27 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 07:27 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22061 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
