KUNHASTUTI, KUNHASTUTI (2026) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. P USIA 24 TAHUN G2P1A0 USIA KEHAMILAN 39 MINGGU 2 HARI DENGAN HIPERTENSI GESTASIONAL DI PUSKESMAS GALUR II. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (70kB) |
|
Text (AWAL)
AWAL.pdf Download (323kB) |
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (120kB) |
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Download (344kB) |
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Download (215kB) |
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Download (68kB) |
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (108kB) |
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Download (5MB) |
Abstract
Hipertensi gestasional merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas maternal maupun neonatal apabila tidak terdeteksi dan ditangani secara tepat. Kondisi ini ditandai dengan peningkatan tekanan darah ≥140/90 mmHg setelah usia kehamilan 20 minggu tanpa proteinuria, dan dapat berkembang menjadi komplikasi yang lebih berat seperti preeklampsia maupun eklampsia. Penerapan asuhan kebidanan berkesinambungan (Continuity of Care) berperan penting dalam deteksi dini faktor risiko, pemantauan kondisi ibu dan janin, serta pencegahan komplikasi selama kehamilan hingga masa nifas. Asuhan kebidanan berkesinambungan dilakukan pada Ny. P usia 24 tahun, G2P1A0, dengan usia kehamilan 39 minggu 2 hari di wilayah kerja Puskesmas Galur II. Pada masa kehamilan ditemukan hipertensi gestasional dengan tekanan darah 146/94 mmHg, riwayat keluarga hipertensi, dan obesitas (IMT 31,6 kg/m²). Ibu mendapatkan pemantauan rutin, edukasi kesehatan, dan kolaborasi penatalaksanaan dengan dokter spesialis obstetri dan ginekologi sehingga kondisi tetap terkontrol hingga persalinan. Persalinan berlangsung pada usia kehamilan 41 minggu 2 harimelalui induksi dan berakhir dengan persalinan spontan pervaginam di RS RAM. Bayi perempuan lahir dengan kondisi baik, berat badan 3720 gram, serta mendapatkan pelayanan neonatal esensial. Masa nifas dan neonatus berlangsung normal tanpa komplikasi, tekanan darah ibu berangsur stabil, involusi uterus baik, dan produksi ASI lancar. Ibu memilih menggunakan kontrasepsi IUD pascasalin. Kesimpulan asuhan ini menunjukkan bahwa penerapan Continuity of Care pada ibu dengan hipertensi gestasional mampu mendukung kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, dan pelayanan keluarga berencana berjalan aman tanpa komplikasi serius.
| Item Type: | Thesis (Laporan-Coc) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Continuity Of Care (COC) Hipertensi Gestational |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 06:09 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 06:09 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21990 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
