Aprilia Agustina Suwandari (2026) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA ANAK DI SD NEGERI TIRTOADI KECAMATAN MLATI SLEMAN TAHUN 2026. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (AWAL)
Awal.pdf.pdf Download (1MB) |
|
Text (ABSTRAK)
Abstract.pdf Download (142kB) |
|
Text (CHAPTER 1)
Chapter 1.pdf Download (168kB) |
|
Text (CHAPTER 2)
Chapter 2.pdf Download (147kB) |
|
Text (CHAPTER 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (194kB) |
|
Text (CHAPTER 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (135kB) |
|
Text (CONCLUSION)
Conclusion.pdf Download (73kB) |
|
Text (REFERENCES)
References.pdf Download (155kB) |
|
Text (APPENDICES)
Appendices.pdf Restricted to Repository staff only Download (797kB) |
Abstract
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA ANAK DI SD NEGERI TIRTOADI KECAMATAN MLATI SLEMAN TAHUN 2026 Aprilia Agustina Suwandari1, Atik Ismiyati2, Munica Rita Hernayanti3 123Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Mangkuyudan MJ III/304, Yogyakarta, 55143 Email : apriliaagustina666777@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang : Kekerasan seksual anak merupakan masalah serius yang terus meningkat, termasuk di Indonesia. Kabupaten Sleman, kasus meningkat dari 51 kasus (2022) menjadi 101 kasus (2023), kemudian menurun menjadi 73 kasus (2024). Faktor penyebab adalah kurangnya pemahaman orang tua tentang kesehatan reproduksi pada anak yang dipengaruhi umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan status pekerjaan. Tujuan : Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan orang tua tentang pendidikan kesehatan reproduksi pada anak di SD Negeri Tirtoadi Tahun 2026 berdasarkan umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan status pekerjaan. Metode : Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan 6 Maret 2026 di SD Negeri Tirtoadi dengan jumlah 85 responden. Instrumen penelitian berupa kuisioner tingkat pengetahuan yang terdiri dari 25 butir pernyataan yang telah diuji pemahaman (cognitive pretesting). Analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Hasil : Sebagian besar responden berusia 36–45 tahun (46%), berjenis kelamin perempuan (79%), berpendidikan SMA/MA/SMK (51%), dan tidak bekerja (53%). Tingkat pengetahuan orang tua tentang pendidikan kesehatan reproduksi pada anak sebagian besar berada pada kategori baik (59%). Berdasarkan komponen tingkat pengetahuan, persentase jawaban benar terendah terdapat pada materi penyakit menular seksual (62,6%). Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan baik lebih banyak ditemukan pada responden dengan usia 20–35 tahun (72%), laki-laki (66%), berpendidikan tinggi (85%), dan bekerja (68%). Kesimpulan : Sebagian besar orang tua memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang pendidikan kesehatan reproduksi pada anak. Kata Kunci : Tingkat pengetahuan, kesehatan reproduksi, kekerasan seksual
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Tingkat pengetahuan, kesehatan reproduksi, kekerasan seksual |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 07:00 |
| Last Modified: | 04 Jun 2026 07:00 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21864 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
