Oktaviyani, Uswatun (2025) HUBUNGAN ANTARA FREKUENSI KUNJUNGAN BALITA KE POSYANDU DAN KENAIKAN BERAT BADAN BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAKEM. Tugas Akhir Dietisien thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
1. Awal.pdf

Download (1MB)
Text (Abstract)
2. Abstract.pdf

Download (244kB)
Text (Chapter 1)
3. Chapter 1.pdf

Download (220kB)
Text (Chapter 2)
4. Chapter 2.pdf

Download (374kB)
Text (Chapter 3)
5. Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (243kB)
Text (Chapter 4)
6. Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (239kB)
Text (Chapter 5)
7. Chapter 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (232kB)
Text (Conclusion)
8. Conclusion.pdf

Download (202kB)
Text (References)
9. References.pdf

Download (175kB)
Text (Appendices)
10. Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (551kB)
Text (Full Text)
USWATUN OKTAVIYANI_P71313124035.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Text (Naskah Publikasi)
USWATUN OKTAVIYANI_NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Masalah gizi balita meliputi stunting, wasting, dan underweight. Meskipun underweight belum menjadi prioritas utama seperti stunting, kondisi ini tetap memerlukan perhatian khusus. Pemantauan pertumbuhan balita melalui penimbangan rutin di posyandu merupakan upaya penting untuk mendeteksi dini gangguan pertumbuhan. Frekuensi kunjungan balita ke posyandu berperan dalam keberhasilan pemantauan dan intervensi gizi, namun cakupan kunjungan yang tidak rutin masih sering terjadi. Tujuan : Mengetahui hubungan antara frekuensi kunjungan balita ke posyandu dan kenaikan berat badan balita di wilayah kerja Puskesmas Pakem. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan desain kohort retrospektif. Analisis data menggunakan uji alternatif Fisher's Exact test. Hasil : Dari 32 balita yang rutin ke posyandu, sebanyak 5 balita (15,6%) mengalami kenaikan berat badan ≥ 8 kali dalam 1 tahun, dan 27 balita (84,4%) mengalami kenaikan berat badan <8 kali dalam 1 tahun. Dari 1 balita yang tidak rutin ke posyandu mengalami kenaikan berat badan < 8 kali dalam 1 tahun. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi kunjungan balita ke posyandu dan kenaikan berat badan balita di wilayah kerja Puskesmas Pakem dengan p-value 1,000 (p > 0,05). Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi kunjungan balita ke posyandu dan kenaikan berat badan balita di wilayah kerja Puskesmas pakem. Kata Kunci : Kunjungan ke posyandu, kenaikan berat badan, balita

Item Type: Thesis (Tugas Akhir Dietisien)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kunjungan ke posyandu, kenaikan berat badan, balita
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 31 Mar 2026 02:35
Last Modified: 31 Mar 2026 02:35
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21738

Actions (login required)

View Item View Item