Aksara, Otita (2025) PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN CANCER OVARY DAN ASCITES MASIF DENGAN TINDAKAN TOTAL ABDOMINAL HYSTERECTOMY DI RUANG RAJAWALI RSUP DR. KARIADI SEMARANG. Tugas Akhir Dietisien thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
Awal.pdf.pdf

Download (768kB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf.pdf

Download (214kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf.pdf

Download (245kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (332kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf.pdf
Restricted to Registered users only

Download (296kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (374kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf.pdf

Download (215kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf.pdf

Download (1MB)
Text (Full Text)
OTITA AKSARA_P71313124067.pdf.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Kanker ovarium merupakan kanker ginekologi paling mematikan karena sering terdiagnosis pada stadium lanjut. Penyakit ini ditandai dengan penyebaran tumor ke peritoneum dan terbentuknya asites ganas akibat peningkatan permeabilitas kapiler, penurunan tekanan onkotik dan hipoalbumin yang menyebabkan penumpukan cairan di rongga abdomen. Tujuan: Mengetahui hasil proses asuhan gizi terstandar pada pasien kanker ovarium dan ascites masif dengan tindakan Total Abdominal Hysterectomy, Bilateral Salpingo-Oophorectomy, dan Complete Surgical Staging di Ruang Rajawali 4B RSUP Dr. Kariadi Semarang. Metode: Studi kasus deskriptif kualitatif dilakukan pada pasien rawat inap dengan diagnosis Cancer Ovary pada 29 Juni hingga 3 Juli 2025. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan antropometri, biokimia, dan telaah rekam medis untuk menegakkan diagnosis serta menyusun proses asuhan gizi terstandar. Hasil: Pasien mengalami malnutrisi berat (Stage C) berdasarkan PG-SGA dengan keluhan nyeri perut, nafsu makan menurun, dan status gizi kurang. Pemeriksaan biokimia menunjukkan Hb, eritrosit, albumin dan GDS rendah. Diagnosis gizi meliputi peningkatan kebutuhan energi-protein, malnutrisi, dan kurang pengetahuan gizi. Intervensi diberikan berupa diet tinggi energi-protein secara bertahap serta edukasi gizi. Setelah monitoring, kondisi klinis pasien membaik dan pemahaman gizi meningkat. Kesimpulan: Asuhan gizi terstandar berperan penting dalam memperbaiki status gizi dan mendukung pemulihan pasien kanker ovarium pascaoperasi melalui intervensi yang komprehensif dan edukasi berkelanjutan. Kata Kunci: Asuhan Gizi, Malnutrisi, Kanker Ovarium, Perioperati

Item Type: Thesis (Tugas Akhir Dietisien)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Asuhan Gizi, Malnutrisi, Kanker Ovarium, Perioperati
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi Pendidikan Profesi Dietisien
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 01 Jul 2026 06:50
Last Modified: 01 Jul 2026 06:50
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21623

Actions (login required)

View Item View Item