Tyas, Intan Usadaning (2025) VARIASI JENIS PAKAN TERHADAP PENINGKATAN BERAT MAGGOT BSF DAN REDUKSI SAMPAH ORGANIK DI KANDANG MAGGOT JOGJA. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
01. AWAL.pdf Download (697kB) |
|
Text
02. ABSTRAK.pdf Download (276kB) |
|
Text
03. CHAPTER 1.pdf Download (311kB) |
|
Text
04. CHAPTER 2.pdf Restricted to Registered users only Download (366kB) |
|
Text
05. CHAPTER 3.pdf Restricted to Registered users only Download (201kB) |
|
Text
06. CHAPTER 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (365kB) |
|
Text
07. CONLUSION.pdf Download (185kB) |
|
Text
08. REFERENCE.pdf Download (258kB) |
|
Text
09. APENDICES.pdf Restricted to Registered users only Download (759kB) |
|
Text
NASKAH PUBLIKASI INTAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (731kB) |
|
Text
SKRIPSI FULL.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Permasalahan sampah organik di Kota Yogyakarta terus meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas rumah tangga. Sampah organik yang mendominasi hingga 59,91% dari total timbulan memerlukan solusi pengelolaan yang efisien dan ramah lingkungan. Salah satu inovasi yang berkembang adalah metode biokonversi menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot yang mampu menguraikan limbah organik menjadi biomassa bernilai ekonomi. Penelitian ini dilaksanakan di Kandang Maggot Jogja karena lokasi tersebut telah menjadi percontohan pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat di wilayah perkotaan Yogyakarta, dengan dukungan sarana pengolahan, sistem pemilahan limbah yang baik, serta ketersediaan sumber bahan organik yang beragam dan konsisten. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi pakan terhadap reduksi sampah organik dan peningkatan berat maggot BSF. Metode: Desain penelitian menggunakan pre-test post-test group design dengan tiga perlakuan, yaitu: (1) 500 g sisa makanan + 500 g sayuran halus, (2) 500 g sisa makanan + 500 g buah halus, dan (3) 500 g sayuran + 500 g buah halus. Hasil: Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar perlakuan (p < 0,001). Kombinasi pakan sisa makanan dan sayuran halus memberikan hasil paling optimal dengan reduksi sampah sebesar 86% dan peningkatan berat maggot sebesar 2605%. Kesimpulan: variasi pakan tersebut paling efektif untuk mendukung efisiensi biokonversi dan dapat dijadikan model pengelolaan sampah organik berkelanjutan di kawasan perkotaan. Kata kunci: maggot BSF, variasi pakan, reduksi sampah organik, biokonversi, Kandang Maggot Jogja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | maggot BSF, variasi pakan, reduksi sampah organik, biokonversi, Kandang Maggot Jogja. |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 08:13 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 08:13 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21550 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
