Saputra, Zulfikar Candra (2025) Pengaruh Variasi Dosis Sabun Cuci Kulit Nanas Terhadap Penurunan Angka Kuman Piring. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover dan Halaman Judul)
Awal.pdf Download (2MB) |
|
Text
Abstract.pdf Download (57kB) |
|
Text
Chapter 1.pdf Download (133kB) |
|
Text
Chapter 2.pdf Restricted to Registered users only Download (145kB) |
|
Text
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (212kB) |
|
Text
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (120kB) |
|
Text
Conclusion.pdf Download (50kB) |
|
Text
References.pdf Download (184kB) |
|
Text
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (295kB) |
|
Text
Full text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
PENGARUH VARIASI DOSIS SABUN CUCI KULIT NANAS TERHADAP PENURUNAN ANGKA KUMAN PIRING Zulfikar Candra Saputra ¹ Adib Suyanto ², Siti Hani Istiqomah ³ Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Tatabumi No. 3 Banyuraden, Gamping, Sleman Email: zulfikarcandra13@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang: Sampah organik dari kulit buah nanas banyak dihasilkan oleh pedagang buah, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Kulit nanas mengandung senyawa antibakteri seperti bromelin, flavonoid, tanin, dan saponin, yang berpotensi digunakan sebagai bahan aktif dalam sabun cuci piring. Hasil uji pendahuluan beberapa pedagang buah nanas di Kios Nanas Kupas Jalan Palagan Tentara Pelajar dan Godean, menunjukkan bahwa kulit nanas yang dihasilkan mencapai total hingga 28,4 kg per hari yang hanya dibuang begitu saja dan menunggu pengangkutan sampah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis sabun cuci kulit nanas terhadap penurunan angka kuman pada piring. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pre-test post-test group design, menggunakan tiga perlakuan sabun cuci kulit nanas dengan konsentrasi 10%, 20%, dan 30%. Pengambilan sampel dilakukan di Kuliner Sendowo, dan pemeriksaan angka kuman dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Data dianalisis secara deskriptif dan analitik menggunakan uji Shapiro wilks, Wilcoxon, Levene, Kruskal-Wallis, dan Mann-Whitney. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sabun cuci kulit nanas mampu menurunkan angka kuman pada piring, dengan penurunan rata-rata sebesar 27,2% pada konsentrasi 10%, 65,7% pada 20%, dan 54,3% pada 30% Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada konsentrasi 20% (p=0,008), namun tidak terdapat perbedaan signifikan antara konsentrasi 20% dan 30%. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sabun cuci kulit nanas variasi dosis 10%, 20%, dan 30% memiliki pengaruh terhadap penurunan angka kuman pada piring, persentase penurunan angka kuman pada piring makan setelah dilakukan pencucian menggunakan sabun cuci kulit nanas dengan variasi dosis 10%, 20%, dan 30%. Berdasarkan grafik, dosis 20% menunjukkan rata-rata penurunan angka kuman tertinggi sebesar 65,7%. Kata Kunci: Sabun cuci, kulit nanas, angka kuman, piring, antibakteri
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Sabun cuci, kulit nanas, angka kuman, piring, antibakteri |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 02:36 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 02:36 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/21195 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
