Damayanti, Elfrida (2026) GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG KARIES GIGI DAN INDEKS DMF-T PADA IBU. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
COVER dan HALAMAN JUDUL.pdf Download (179kB) |
|
Text
1. AWAL (1).pdf Download (916kB) |
|
Text
2. ABSTRACT.pdf Download (251kB) |
|
Text
3. CHAPTER 1 (1).pdf Download (232kB) |
|
Text
4. CHAPTER 2 (1).pdf Download (337kB) |
|
Text
5. CHAPTER 3 (1).pdf Restricted to Registered users only Download (260kB) |
|
Text
6. CHAPTER 4 (1).pdf Restricted to Registered users only Download (245kB) |
|
Text
7. CONCLUSION (1).pdf Download (181kB) |
|
Text
8. REFERENCES KTI (1).pdf Download (217kB) |
|
Text
9. APPENDICES (1).pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Karies gigi masih menjadi masalah kesehatan gigi dan mulut dengan prevalensi yang tinggi di Indonesia. Rendahnya pengetahuan tentang karies gigi dapat memengaruhi perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sehingga meningkatkan pengalaman karies yang diukur menggunakan indeks DMF-T. Hasil studi pendahuluan pada ibu PKK RW 01 Kajor menunjukkan sebagian besar memiliki indeks DMF-T kategori tinggi. Tujuan: Mengetahui gambaran pengetahuan tentang karies gigi dan indeks DMF-T pada ibu. Metode: Penelitian ini merupakan deskriptif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan di Balai Desa RW 01 Kajor, Jl. Kajor, Kalor, Nogotirto, Kec. Gamping, Kab. Sleman, DIY pada Juni 2026. Populasi dan sampel berjumlah 50 ibu usia 30–59 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner pengetahuan tentang karies gigi dan pemeriksaan langsung indeks DMF-T, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Hasil: Sebagian besar responden berusia 40–49 tahun (50,0%) dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (66,0%). Tingkat pengetahuan tentang karies gigi sebagian besar berada pada kategori kurang (44,0%), sedangkan indeks DMF-T sebagian besar berada pada kategori tinggi (80,0%). Tabulasi silang menunjukkan bahwa responden dengan pengetahuan kategori kurang memiliki indeks DMF-T kategori tinggi sebanyak 22 responden (44,0%). Kesimpulan: Sebagian besar ibu memiliki pengetahuan tentang karies gigi kategori kurang dan indeks DMF-T kategori tinggi. Responden dengan pengetahuan kategori kurang paling banyak memiliki indeks DMF-T kategori tinggi. Kata Kunci: Pengetahuan, Karies Gigi, Indeks DMF-T, Ibu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Pengetahuan, Karies Gigi, Indeks DMF-T, Ibu. |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan Gigi > Program Studi DIII Keperawatan Gigi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 03:52 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 03:52 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24272 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
