Hapsari, Ajeng Putri (2026) Efektivitas Edukasi Menyikat Gigi Berbasis Augmented Reality (AR) Terhadap Pengetahuan Menyikat Gigi Sebelum Dan Sesudah Edukasi Pada Anak Usia Sekolah. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Introduction)
Introduction.pdf

Download (2MB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (1MB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (1MB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (1MB)
Text (References)
References.pdf

Download (1MB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text (Full Text)
AJENG PUTRI HAPSARI_P07125222019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, sebanyak 56,9% penduduk Indonesia mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut, sedangkan hanya 2,8% anak usia 10–14 tahun yang menyikat gigi dengan benar. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya inovasi media edukasi, seperti Augmented Reality (AR), untuk meningkatkan pengetahuan dan status kebersihan gigi dan mulut anak usia sekolah. Tujuan: Diketahuinya pengaruh edukasi menyikat gigi dengan media berbasis Augmented Reality terhadap pengetahuan sebelum dan sesudah pada anak usia sekolah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest tanpa kelompok kontrol. Populais dalam penelitian ini adalah siswa SD Negeri Banyuurip dengan jumlah sampel sebanyak 83 siswa yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen berupa kuesioner pengetahuan yang di berikan sebelum dan sesudah edukasi menggunakan media AR. Penelitian di laksanakan pada bulan Mei 2026. Analisis data diawali dengan uji normalitas Kolmogrof-Smirnov yang menunjukan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis dilanjutkan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Tingkat pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah meningkat setelah diberikan edukasi, nilai rata-rata meningkat dari 1,88 ± 0,65 menjadi 2,43 ± 0,50. Selain itu, kategori baik meningkat dari 15,7% menjadi 43,4%. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. sebesar 0,000 (p<0,05) pada variabel pengetahuan, yang berarti terdapat perbedaan bermakna sebelum dan sesudah edukasi. Kesimpulan: Media edukasi berbasis Augmented Reality berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan menyikat gigi pada anak usia sekolah. Kata kunci: Media, edukasi, Augmented Reality, Anak usia sekolah, Menyikat Gigi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Media, edukasi, Augmented Reality, Anak usia sekolah, Menyikat Gigi.
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan Gigi > Program Studi Sarjana Terapan Terapi Gigi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 06 Aug 2026 07:26
Last Modified: 06 Aug 2026 07:26
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24009

Actions (login required)

View Item View Item