Trisna, Diva Aulia (2026) Perbedaan Hasil Pemeriksaan Kadar Ureum Pada Serum Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Pemeriksaan Setengah Volume Dan Volume Penuh. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal ..pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (257kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (323kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (475kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (381kB) Request a copy |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (347kB) Request a copy |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (220kB) |
|
Text (Reference)
Reference.pdf Download (260kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pemeriksaan kadar ureum merupakan parameter penting dalam menilai fungsi ginjal. Pada kondisi gagal ginjal kronik, kemampuan ginjal dalam mengekskresikan sisa metabolisme protein menurun sehingga kadar ureum dalam darah meningkat. Pemeriksaan ureum secara rutin diperlukan untuk membantu menegakkan diagnosis, memantau perkembangan penyakit, serta mengevaluasi keberhasilan pengobatan.Penggunaan teknik setengah volume reagen sampel pada pengukuran kadar ureum di laboratorium perlu diperhatikan ada atau tidaknya pengorbanan dari keakuratan hasil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan unruk mengetahui perbedaan hasil kadar ureum setengah volume dan volume penuh reagen dan sampel. Metode: Desain Penelitian adalah pre-eksperimental dengan pendekatan static group comparison. Sebanyak 40 sampel serum dari pasien gagal ginjal kronik dengan setengah volume dan volume penuh reagen dan sampel. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Samples T-Test. Hasil: Rerata hasil kadar ureum dengan pemeriksaan setengah volume yaitu 192,52 mg/dL dan volume penuh yaitu 193,37 mg/dL, hasil tersebut menunjukan penurunan kadar ureum pada pemeriksaan setengah volume dengan rerata selisih sebesar -0,84. Hasil uji statistik menggunakan Paired Samples T-Test menunjukkan nilai tidak signifikansi 0,062 (p>0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Nilai mean diference sebesar -0,43%, nilai batas bawah (lower limit) sebesar -0,02% dan batas atas (upper limit) sebesar 0,89% masih berada dalam batas toleransideviasi klinis maksimal 9% menurut standar CLIA. Kesimpulan: Pemeriksaan kadar ureum menggunakan setengah volume dan volume penuh diperbolehkan. Kata Kunci: Ureum, Pemeriksaan Setengah Volume, Gagal Ginjal Kronik
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci: Ureum, Pemeriksaan Setengah Volume, Gagal Ginjal Kronik |
| Subjects: | R Medicine > RZ Other systems of medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi DIII Teknologi Laboratorium |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 04:09 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 04:09 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23928 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
