Nastaghfiroh, Rahma (2026) ANALISIS HUBUNGAN PERSENTASE MINIMUM ALVEOLAR CONCENTRATION (MAC) DENGAN LAMA PULIH SADAR PADA PASIEN PASCA ANESTESI UMUM DI RSUD BANTEN. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
Awall.pdf

Download (860kB)
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (311kB)
Text (Bab 1)
Bab 1.pdf

Download (298kB)
Text (Bab 2)
Bab 2.pdf

Download (447kB)
Text (Bab 3)
bab 3 (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (384kB)
Text (Bab 4)
Bab 4 (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB)
Text (Bab 5)
Bab 5.pdf

Download (279kB)
Text (Reference)
References.pdf

Download (267kB)
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

Latar belakang: Waktu pulih sadar merupakan salah satu indikator penting dalam evaluasi pelayanan anestesi pascaoperasi. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi waktu pulih sadar adalah konsentrasi agen anestesi inhalasi yang diberikan selama fase pemeliharaan anestesi. MAC digunakan sebagai parameter untuk menilai kedalaman anestesi dan membantu pengaturan konsentrasi agen anestesi inhalasi selama tindakan pembedahan. Pemberian persentase MAC yang lebih tinggi dapat meningkatkan paparan anestesi dan berpotensi memperpanjang proses eliminasi anestesi setelah prosedur selesai. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan persentase MAC dengan waktu pulih sadar pada pasien pasca anestesi umum di RSUD Banten serta mengetahui nilai keeratan hubungan antara MAC dengan waktu pulih sadar. Metode penelitian: Metode penelitian pada penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada 9 Februari–4 Maret 2026 di RSUD Banten. Sampel berjumlah 110 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi nilai MAC pada mesin anestesi dan pengukuran waktu pulih sadar menggunakan acuan Aldrete Score. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan koefisien kontingensi. Hasil: Sebagian besar responden menggunakan MAC standar sebanyak 60 responden (54,5%) dan memiliki waktu pulih sadar ≤30 menit sebanyak 89 responden (80,9%). Keterlambatan pulih sadar >30 menit ditemukan pada 21 responden (19,1%) dan seluruhnya berada pada kelompok MAC di atas standar. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05) dengan nilai koefisien kontingensi sebesar 0,470. Temuan tersebut menunjukkan adanya hubungan bermakna antara MAC dengan waktu pulih sadar dengan kekuatan hubungan kategori sedang. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara MAC dengan waktu pulih sadar pada pasien pasca anestesi umum di RSUD Banten. Penggunaan MAC di atas standar cenderung berkaitan dengan keterlambatan pulih sadar, terutama pada pasien dengan durasi operasi yang lebih panjang. Kata kunci: MAC, waktu pulih sadar, pasca anestesi umum

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: MAC, waktu pulih sadar, pasca anestesi umum
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 04 Aug 2026 04:42
Last Modified: 04 Aug 2026 04:42
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23872

Actions (login required)

View Item View Item