Dwiputri, Nayla Luthfiah (2026) PENGARUH TEKNIK POSITIVE PRESSURE EXTUBATION (PPE) TERHADAP PERUBAHAN HEMODINAMIK PADA PASIEN DENGAN ANESTESI UMUM. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Introduction)
2026_P07120322074_Introduction.pdf Download (3MB) |
|
Text (Abstract)
2026_P07120322074_Abstract.pdf Download (167kB) |
|
Text (Chapter 1)
2026_P07120322074_Chapter 1.pdf Download (183kB) |
|
Text (Chapter 2)
2026_P07120322074_Chapter 2.pdf Download (338kB) |
|
Text (Chapter 3)
2026_P07120322074_Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (249kB) |
|
Text (Chapter 4)
2026_P07120322074_Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (328kB) |
|
Text (Conclusion)
2026_P07120322074_Conclusion.pdf Download (159kB) |
|
Text (References)
2026_P07120322074_References.pdf Download (183kB) |
|
Text (Appendices)
2026_P07120322074_Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
Text (Full Text)
2026_P07120322074_Fulltext.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
Abstract
Latar Belakang: Ekstubasi merupakan fase kritis dalam anestesi umum yang dapat memicu respons stres simpatis berupa ketidakstabilan hemodinamik, seperti hipertensi dan takikardia. Teknik Positive Pressure Extubation (PPE) dikembangkan sebagai metode ekstubasi untuk membantu mempertahankan stabilitas ventilasi dan hemodinamik pasien pasca-anestesi umum. Tujuan: Mengetahui pengaruh teknik Positive Pressure Extubation terhadap perubahan Mean Arterial Pressure (MAP), Heart Rate (HR), dan saturasi oksigen (SpO₂) pada pasien anestesi umum di RSUD Kota Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan Pretest–Posttest Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok pembanding. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi perubahan hemodinamik sebelum dan sesudah ekstubasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann– Whitney. Hasil: Hasil analisis statistik menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan selisih perubahan yang signifikan pada variabel MAP (p=0,000) dan HR (p=0,027) antara kedua kelompok, di mana kelompok intervensi efektif meredam lonjakan tekanan darah dan denyut jantung secara signifikan dibandingkan kelompok pembanding. Sementara itu, pada parameter respirasi, variabel saturasi oksigen (SpO₂) juga menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok (p=0,031), hal ini membuktikan bahwa teknik PPE memberikan stabilitas hemodinamik yang lebih baik sekaligus mengoptimalkan kualitas oksigenasi pasca-ekstubasi. Kesimpulan: Teknik Positive Pressure Extubation lebih efektif dalam menjaga stabilitas hemodinamik dibandingkan teknik ekstubasi konvensional pada pasien pasca-anestesi umum di RSUD Kota Bandung. Kata Kunci: Anestesi umum, ekstubasi, hemodinamik, Positive Pressure Extubation.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci: Anestesi umum, ekstubasi, hemodinamik, Positive Pressure Extubation. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 01:30 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 01:30 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23832 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
