Hutagaol, Theresia Judika (2026) PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF UNTUK MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
COVER.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf Download (398kB) |
|
Text (BAB I)
BAB 1 (2).pdf Download (539kB) |
|
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf Download (1MB) |
|
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (528kB) |
|
Text (BAB 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text (Kesimpulan)
BAB 5.pdf Download (499kB) |
|
Text (Daftar Pustaka)
DAPUS.pdf Download (519kB) |
|
Text (Lampiran)
LAMPIRAN (2).pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
Text (KTI Full text)
KTI AKU SELESAI PUJI TUHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Mellitus tipe II merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat resistensi insulin. Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti gangguan kardiovaskular, gagal ginjal, dan neuropati perifer. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah yaitu terapi relaksasi otot progresif. Terapi ini membantu menurunkan hormon stres sehingga tubuh menjadi lebih rileks dan membantu pengontrolan kadar glukosa darah. II Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik relaksasi otot progresif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode: Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif pada dua pasien Diabetes Mellitus tipe II di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan kadar glukosa darah, dan dokumentasi. Intervensi terapi relaksasi otot progresif dilakukan selama 3 hari dengan frekuensi 2 kali/hari selama ±15 menit sebelum pemberian insulin. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan bahwa setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif, kedua pasien mengalami penurunan kadar glukosa darah. Pada Tn.P terjadi penurunan kadar glukosa darah dari 366 mg/dL menjadi 213 mg/dL, sedangkan pada Tn.K terjadi penurunan kadar glukosa darah dari 224 mg/dL menjadi 158 mg/dL. Selain itu, pasien tampak lebih rileks, nyaman, dan keluhan pusing, lemas, mual, serta kebas kesemutan mulai berkurang setelah dilakukan terapi. Kesimpulan: Terapi relaksasi otot progresif dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah dan memberikan efek relaksasi pada pasien Diabetes Mellitus tipe II sehingga dapat dijadikan sebagai terapi nonfarmakologis pendamping dalam pemberian asuhan keperawatan. Kata Kunci: Diabetes Mellitus tipe II, relaksasi otot progresif, kadar glukosa darah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci: Diabetes Mellitus tipe II, relaksasi otot progresif, kadar glukosa darah. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:53 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:53 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23703 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
