Rumaisha Aini, Aurora (2026) Penerapan Terapi Aktivitas Melipat Origami untuk Menurunkan Gejala Halusinasi di RSJ Grhasia. Diploma thesis, Poltekes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
Awal.pdf

Download (396kB)
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (64kB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (236kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (251kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (108kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (340kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (85kB)
Text (References)
References.pdf

Download (153kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text (AURORA RUMAISHA AINI)
AURORA RUMAISHA AINI_P07120123038.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://eprints.poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Halusinasi merupakan salah satu gangguan persepsi sensori yang sering dialami pasien gangguan jiwa. Jika tidak ditangani, halusinasi dapat menyebabkan pasien berbicara sendiri, marah tanpa sebab, melukai diri sendiri, maupun orang lain. Salah satu terapi modalitas yang dapat membantu menurunkan gejala halusinasi adalah terapi aktivitas melipat origami. Aktivitas ini dapat mengalihkan perhatian pasien dari halusinasi menuju aktivitas nyata. Tujuan : Menerapkan terapi aktivitas melipat origami untuk menurunkan gejala halusinasi pada pasien dengan gangguan persepsi sensori halusinasi di Wisma Arjuna RSJ Grhasia Yogyakarta. Metode : Studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi pada dua pasien dengan diagnosis Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi. Intervensi berupa terapi aktivitas melipat origami dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 30 menit setiap hari. Tingkat halusinasi diukur menggunakan instrumen Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS). Hasil : Setelah tiga hari terapi aktivitas melipat origami, kedua pasien menunjukkan penurunan gejala halusinasi. Pada Pasien I (Tn. W), skor AHRS menurun dari 27 menjadi 22. Pada Pasien II (Tn. A), skor AHRS menurun dari 22 menjadi 15. Kedua pasien tampak tenang, lebih fokus, dan mampu dengan baik mengikuti instruksi. Kesimpulan : Penerapan terapi aktivitas melipat origami dalam asuhan keperawatan jiwa dapat membantu menurunkan gejala halusinasi pada pasien gangguan persepsi sensori. Terapi ini dapat meningkatkan fokus, konsentrasi, dan keterlibatan pasien dalam aktivitas nyata sehingga dapat digunakan sebagai terapi modalitas pendukung pada pasien halusinasi. Kata Kunci : Halusinasi, Terapi Aktivitas Melipat Origami

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kata Kunci : Halusinasi, Terapi Aktivitas Melipat Origami
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 06 Aug 2026 07:01
Last Modified: 06 Aug 2026 07:01
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23689

Actions (login required)

View Item View Item