Prameswari, Inggrid Citra (2026) STUDI DESKRIPTIF TINGKAT KEBISINGAN DAN KONDISI PSIKOLOGIS PEKERJA NONFORMAL DI STASIUN LEMPUYANGAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (399kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (424kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (665kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (453kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (781kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (388kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (417kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
|
Text (KTI)
KTI INGGRID CITRA.pdf Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Latar Belakang : Kebisingan merupakan salah satu faktor lingkungan kerja yang dapat memberikan dampak terhadap kesehatan pekerja, baik secara fisiologis maupun psikologis. Aktivitas kereta api, lalu lintas kendaraan, dan aktivitas manusia di area stasiun berpotensi menimbulkan paparan kebisingan terhadap pekerja nonformal di Stasiun Lempuyangan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kebisingan dan kondisi psikologis pekerja nonformal di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain observasional. Pengukuran kebisingan dilakukan menggunakan Sound Level Meter (SLM) pada 4 titik lokasi, yaitu area peron, area ruang tunggu penumpang, area pedagang 1, dan area pedagang 2 selama 7 hari berturut – turut dengan 4 kali pengukuran setiap hari. Data kondisi psikologis pekerja nonformal diperoleh melalui wawancara dan pengisian kuesioner terhadap 27 responden yang terdiri dari porter dan pedagang. Hasil : Hasil menunjukkan bahwa tingkat kebisingan di Stasiun Lempuyangan bervariasi berdasarkan lokasi dan waktu pengukuran. Nilai kebisingan tertinggi ditemukan di area peron pada waktu pagi yaitu sebesar 91,5 dBA. Berdasarkan kondisi psikologis, responden pada kelompok usia 20 – 35 tahun dan 36 – 50 tahun mengalami gangguan psikologis kategori sedang yaitu sebanyak 8 orang (29,63%). Responden dengan masa kerja ≥ 1 tahun lebih banyak mengalami gangguan psikologis kategori sedang, yaitu sebanyak 19 orang (70,38%). Seluruh responden bekerja ≥ 8 jam/hari, dan sebanyak 22 orang (81,49%) mengalami gangguan psikologis kategori sedang. Kesimpulan : Rata – rata kebisingan secara keseluruhan yaitu sebesar 70,72 dBA. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa responden dengan kondisi psikologis kategori sedang sebanyak 22 orang (81,49%), sedangkan untuk kategori tidak terganggu sebanyak 5 orang (18,51%). Kata Kunci : Kebisingan; Kondisi Psikologis; Pekerja Nonformal; Transportasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kebisingan, Kondisi Psikologis, Pekerja Nonformal, Transportasi |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:07 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 06:34 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23640 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
