Rochmanita, Fauza (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERSALINAN LAMA PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT ISLAM YOGYAKARTA PDHI. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (COVER)
Awal_FAUZA ROCHMANITA.pdf Download (5MB) |
|
Text (ABSTRAK)
Abstract_FAUZA ROCHMANITA.pdf Download (5MB) |
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
Chapter1_FAUZA ROCHMANITA.pdf Download (5MB) |
|
Text (BAB II TINJAUAN TEORI)
Chapter2_FAUZA ROCHMANITA.pdf Download (4MB) |
|
Text (BAB III METODE PENELITIAN)
Chapter3_FAUZA ROCHMANITA.pdf Download (5MB) |
|
Text (BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN)
Chapter4_FAUZA ROCHMANITA.pdf Download (5MB) |
|
Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
Conclusion_FAUZA ROCHMANITA.pdf Download (5MB) |
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
References_FAUZA ROCHMANITA.pdf Download (5MB) |
|
Text (LAMPIRAN)
Appendices_FAUZA ROCHMANITA.pdf Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang: Persalinan lama merupakan komplikasi obstetri yang meningkatkan morbiditas ibu dan bayi. Tahun 2021 persalinan lama menyumbang 69.000 kejadian atau 2,8% dari seluruh kematian ibu di dunia. Di RS Islam Yogyakarta PDHI, kejadian persalinan lama meningkat dari 10% tahun 2023 menjadi 10,23% pada tahun 2024. Data ini menunjukkan pentingnya identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persalinan lama sebagai dasar pencegahan komplikasi persalinan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi persalinan lama pada ibu bersalin di Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI tahun 2024–2025. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain case control retrospektif menggunakan data rekam medis. Sampel berjumlah 192 ibu bersalin, terdiri dari 96 kasus persalinan lama dan 96 kontrol persalinan normal. Analisis data menggunakan Chi-Square, Fisher’s Exact Test, dan regresi logistik. Hasil: Hasil analisis bivariat tingkat pendidikan (p=0,033), jarak kehamilan (p=0,038), dan anemia (p=0,029) berhubungan signifikan dengan kejadian persalinan lama. Sebaliknya, usia ibu (p=0,845), status pekerjaan (p=0,295), status perkawinan (p=0,683), paritas (p=0,233), status IMT (p=0,883), dan penyakit kronis (p=0,121) tidak menunjukkan hubungan signifikan. Hasil analisis multivariat menunjukkan pendidikan dasar berpengaruh terhadap persalinan lama dengan Exp(B)=8,820; jarak kehamilan berisiko dengan Exp(B)=3,746; dan anemia dengan Exp(B)=6,435. Anemia merupakan faktor paling dominan karena memiliki nilai Wald terbesar yaitu 10,253 dan nilai p paling kecil yaitu 0,001. Kesimpulan: Anemia merupakan faktor paling dominan. Deteksi dini anemia, pemantauan jarak kehamilan, dan edukasi antenatal perlu diperkuat untuk menurunkan risiko persalinan lama serta mendukung keselamatan ibu dan bayi melalui pelayanan kebidanan yang tepat, komprehensif, berkesinambungan, dan berbasis risiko. Kata kunci: persalinan lama, anemia, jarak kehamilan, pendidikan, ibu bersalin.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | persalinan lama, anemia, jarak kehamilan, pendidikan, ibu bersalin. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:52 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:52 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23175 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
