Rahardian Wibowo, Ahmad (2026) Kecukupan dan Asupan Zat Besi dan Vitamin C Pada Remaja Putri di Kalurahan Jatirejo. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (COVER)
1. Cover.pdf

Download (59kB)
Text (Awal)
2. Awal.pdf

Download (1MB)
Text (Abstrak)
3. Abstrak.pdf

Download (900kB)
Text (BAB 1)
4. BAB 1.pdf

Download (1MB)
Text (BAB 2)
5. BAB 2.pdf

Download (2MB)
Text (BAB 3)
6. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text (BAB 4)
7. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
Text (BAB 5)
8. BAB 5.pdf

Download (387kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)
Text (LAMPIRAN)
10. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

Latar belakang: Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia, yang disebabkan karena kekurangan zat besi dan vitamin C. Zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin, sedangkan vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi di dalam tubuh. Kekurangan kedua zat gizi tersebut dapat meningkatkan risiko anemia yang berdampak pada kesehatan, pertumbuhan, dan prestasi belajar remaja putri. Tujuan: Mengetahui tingkat asupan zat besi dan vitamin C pada remaja putri di Kalurahan Jatirejo. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret–April 2026 di Kalurahan Jatirejo. Sampel penelitian berjumlah 48 remaja putri yang diambil dari data PPG. Data asupan zat besi dan vitamin C diperoleh menggunakan formulir food recall 2×24 jam, kemudian dibandingkan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase serta analisis bivariat menggunakan tabulasi silang (cross tabulation). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri memiliki tingkat asupan zat besi kategori kurang sebanyak 40 responden (83,3%), kategori cukup sebanyak 6 responden (12,5%), dan kategori lebih sebanyak 2 responden (4,2%). Tingkat asupan vitamin C sebagian besar juga termasuk kategori kurang sebanyak 44 responden (91,7%), kategori cukup sebanyak 1 responden (2,1%), dan kategori lebih sebanyak 3 responden (6,2%). Hasil tabulasi silang menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat asupan zat besi dan vitamin C yang sama-sama kurang, yaitu sebanyak 38 responden (79,16%). Kesimpulan: Sebagian besar remaja putri di Kalurahan Jatirejo memiliki tingkat asupan zat besi dan vitamin C dalam kategori kurang, sehingga diperlukan upaya peningkatan konsumsi pangan sumber zat besi dan vitamin C untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan mencegah risiko anemia. Kata kunci: remaja putri, asupan zat besi, asupan vitamin C, AKG

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: remaja putri, asupan zat besi, asupan vitamin C, AKG
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 29 Jul 2026 02:49
Last Modified: 29 Jul 2026 02:49
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23082

Actions (login required)

View Item View Item