Achmad, Yumna Zhafira (2026) PENGARUH PENGGUNAAN “ANESTHESIA CIRCUIT STABILIZER” TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN ANESTESI UMUM DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (54kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (130kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (293kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (147kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (67kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (15kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (126kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (9MB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (443kB) |
Abstract
Latar Belakang: Salah satu komplikasi yang dapat terjadi selama anestesi umum adalah pergeseran atau terlepasnya sirkuit anestesi yang dapat menurunkan saturasi oksigen dan mengganggu efektivitas ventilasi. Metode fiksasi sirkuit anestesi yang umum digunakan saat ini adalah plester, namun metode ini dinilai tidak adekuat dalam menahan berat sirkuit. Oleh karena itu, dikembangkan alat bernama Anesthesia Circuit Stabilizer yang dirancang khusus untuk menstabilkan sambungan sirkuit anestesi selama tindakan anestesi umum berlangsung. Tujuan: Mengetahui pengaruh penggunaan Anesthesia Circuit Stabilizer terhadap saturasi oksigen pada pasien yang dilakukan tindakan anestesi umum. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest with control group. Penelitian ini dilaksanakan 9 Februari-14 Maret 2026. Sampel terdiri dari 62 pasien yang menjalani tindakan anestesi umum, dibagi menjadi kelompok intervensi yang menggunakan Anesthesia Circuit Stabilizer dan kelompok kontrol yang menggunakan plester. Analisis data menggunakan Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Pada kelompok intervensi, rata-rata saturasi oksigen meningkat dari 98,63% saat pre test menjadi 99,45% saat post test, dengan 20 responden mengalami peningkatan dan 11 responden tidak mengalami perubahan. Pada kelompok kontrol, rata-rata saturasi oksigen menurun dari 99,06% saat pre test menjadi 98,13% saat post test, dengan 22 responden mengalami penurunan dan 9 responden tidak mengalami perubahan. Kesimpulan: Ada pengaruh penggunaan Anesthesia Circuit Stabilizer terhadap saturasi oksigen pada pasien anestesi umum di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Kata Kunci: Anesthesia Circuit Stabilizer, saturasi oksigen, anestesi umum, hipoksia 1Mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta 2, 3Dosen Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Anesthesia Circuit Stabilizer, saturasi oksigen, anestesi umum, hipoksia |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 06:13 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 06:13 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23031 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
