Widiyana, Farah Thirza (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN USIA DINI PADA WANITA DI KABUPATEN TEMANGGUNG. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text
Awal_.pdf Download (5MB) |
|
Text
Abstract.pdf Download (110kB) |
|
Text
BAB I.pdf Download (208kB) |
|
Text
BAB II.pdf Download (228kB) |
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (294kB) Request a copy |
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (171kB) Request a copy |
|
Text
BAB V.pdf Download (108kB) |
|
Text
References .pdf Download (192kB) |
|
Text
Appendix.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Pernikahan usia dini masih menjadi masalah kesehatan reproduksi dan sosial karena berdampak pada kesehatan ibu dan anak, pendidikan, serta kondisi sosial ekonomi. Berdasarkan data Kantor Urusan Agama Kabupaten Temanggung tahun 2021–2024, kejadian pernikahan usia dini mencapai 64,75%. Pernikahan usia dini meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, bayi berat lahir rendah, stunting, serta kematian ibu dan bayi. Profil Kesehatan Kabupaten Temanggung Tahun 2024 menunjukkan AKI sebesar 61,01 per 100.000 kelahiran hidup, AKB sebesar 11,84 per 1.000 kelahiran hidup, dan prevalensi stunting sebesar 13,27%. Faktor yang diduga berhubungan meliputi pendidikan, status kehamilan saat menikah, status pekerjaan orang tua, pengetahuan, sikap, budaya, peran orang tua, dan media sosial. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian pernikahan usia dini pada wanita di Kabupaten Temanggung Tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain case control melibatkan 200 responden (100 kasus dan 100 kontrol) yang dipilih menggunakan proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square serta regresi logistik biner. Hasil: Mayoritas responden berpendidikan SMA, tidak hamil saat menikah, memiliki pengetahuan baik, dan sikap yang mendukung pernikahan usia dini. Pendidikan, status kehamilan, pengetahuan, sikap, budaya, peran orang tua, dan media sosial berhubungan dengan kejadian pernikahan usia dini (p<0,05), sedangkan pekerjaan orang tua tidak. Pengetahuan merupakan faktor paling dominan (OR=470,709; p<0,001). Kesimpulan: Pendidikan, status kehamilan saat menikah, pengetahuan, sikap, budaya, peran orang tua, dan media sosial berhubungan dengan kejadian pernikahan usia dini, dengan pengetahuan sebagai faktor yang paling dominan. Kata kunci: pernikahan usia dini, pengetahuan, pendidikan, status kehamilan saat menikah, sikap, budaya, peran orang tua, media sosial.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | pernikahan usia dini, pengetahuan, pendidikan, status kehamilan saat menikah, sikap, budaya, peran orang tua, media sosial. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 07:49 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 07:49 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22976 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
