Carla, Danish Cheasa (2026) Gambaran Kepatuhan Perawatan Kehamilan Pada Ibu Hamil Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II Tahun 2024-2025. Other thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (737kB) |
|
Text (Abstract)
Abstrak.doc.pdf Download (264kB) |
|
Text (Chapter1)
Chapter1.doc.pdf Download (295kB) |
|
Text (Chapter2)
Chapter2.doc.pdf Download (462kB) |
|
Text (Chapter3)
Chapter3.doc.pdf Restricted to Registered users only Download (347kB) |
|
Text (Chapter4)
Chapter4.doc.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
|
Text (Conclusion)
Chapter5.doc.pdf Download (189kB) |
|
Text (References)
References.doc.pdf Download (226kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.doc.pdf Restricted to Registered users only Download (925kB) |
Abstract
ABSTRAK Latar Belakang: Kehamilan remaja meningkatkan risiko komplikasi seperti anemia, preeklamsia, dan persalinan prematur. Kepatuhan terhadap antenatal care (ANC) penting untuk deteksi dini dan pencegahan komplikasi. Data Dinas Kesehatan Sleman tahun 2024 menunjukkan Puskesmas Gamping II memiliki kasus kehamilan tidak diinginkan pada remaja terbanyak (37,1%) dengan sebagian besar datang menjelang persalinan. Tujuan: Mendeskripsikan kepatuhan perawatan kehamilan pada ibu hamil remaja di wilayah kerja Puskesmas Gamping II tahun 2024-2025. Metode: Desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh ibu hamil remaja sebanyak 27 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan dari rekam medis dan dianalisis secara univariat. Hasil: Sebagian besar responden berusia 18-20 tahun (51,9%) dengan usia terendah 14 tahun dan tertinggi 19 tahun saat hamil, masih menempuh pendidikan menengah saat hamil (70,4%), dan kunjungan pertama ANC pada trimester ketiga (40,7%). Tingkat kepatuhan perawatan kehamilan yaitu 74,1% tidak patuh terhadap standar kunjungan ANC K6 dan 74,1% tidak menerima pelayanan ANC 12T. Seluruh responden yang patuh terhadap standar kunjungan K6 menerima pelayanan ANC 12T lengkap (100%). Ketidakpatuhan tertinggi pada usia 14-17 tahun (92,3%), masih menempuh pendidikan menengah (78,9%), dan pada kelompok kunjungan ANC pertama kali usia kehamilan 24-40 minggu (100%). Kesimpulan: Kepatuhan perawatan kehamilan pada ibu hamil remaja di Puskesmas Gamping II tergolong tidak patuh. Diperlukan program intervensi ramah remaja serta peningkatan edukasi dan dukungan keluarga. Kata Kunci: Kepatuhan, perawatan kehamilan, ibu hamil remaja.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kepatuhan, perawatan kehamilan, ibu hamil remaja |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 04:30 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 04:30 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22770 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
