Putri, Wanda Aprilia (2026) KADAR GLUKOSA PADA SERUM LIPEMIK DENGAN PENANGANAN MENGGUNAKAN FLOKULAN KITOSAN DAN HIGH SPEED SENTRIFUGASI. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

This is the latest version of this item.

Text (Cover)
Awal.pdf

Download (750kB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (3MB)
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf

Download (192kB)
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf

Download (303kB)
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf

Download (308kB)
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf

Download (307kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (133kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf

Download (2MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Pemeriksaan kadar glukosa merupakan pemeriksaan kimia klinik yang penting untuk skrining, diagnosis dan pemantauan gangguan metabolik. Metode yang umum digunakan berbasis spektrofotometri sehingga memerlukan sampel yang jernih. Lipemia sebagai gangguan pra-analitik menyebabkan serum tampak keruh akibat partikel lipoprotein seperti kilomikron dan VLDL, sehingga dapat meningkatkan hasil pemeriksaan menjadi tidak akurat. Penanganan serum lipemik dapat dilakukan dengan high speed sentrifugasi atau penggunaan flokulan kitosan sebagai alternatif. Tujuan: Mengetahui kemampuan flokulan kitosan dalam menangani serum lipemik pada pemeriksaan kadar glukosa dibandingkan dengan high speed sentrifugasi. Metode: Penelitian pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest menggunakan 20 sampel serum lipemik (kadar trigliserida 500–799 mg/dL) dari RSUP Dr. Sardjito. Sampel diperiksa kadar glukosanya sebelum dan setelah penanganan menggunakan flokulan kitosan serta high speed sentrifugasi dengan metode GOD-PAP. Data dianalisis menggunakan Repeated Measures ANOVA dan evaluasi bias. Hasil: Uji Repeated Measures ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan bermakna kadar glukosa antara ketiga kondisi pengukuran (p < 0,05). Uji lanjut menunjukkan bahwa kadar glukosa sebelum penanganan berbeda bermakna dibandingkan dengan setelah penanganan menggunakan flokulan kitosan maupun high speed sentrifugasi (p < 0,05), sedangkan kadar glukosa setelah penanganan menggunakan flokulan kitosan tidak berbeda bermakna dengan high speed sentrifugasi (p > 0,05). Nilai bias sebesar −2,22% dengan batas kesepakatan −13,13% hingga 8,69%, berada di luar batas TEa CLIA ±8%. Kesimpulan: Flokulan kitosan mampu mengurangi pengaruh lipemia pada pemeriksaan kadar glukosa, namun kemampuannya belum setara dengan high speed sentrifugasi berdasarkan kriteria kesesuaian klinis. Kata Kunci: Serum lipemik, Kitosan, High speed sentrifugasi, Glukosa

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Serum lipemik, Kitosan, High speed sentrifugasi, Glukosa
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QD Chemistry
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 07 Oct 2026 02:27
Last Modified: 07 Oct 2026 02:27
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22629

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item