Kholijah, Neng (2026) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 1 BANTUL TAHUN 2026. Diploma thesis, poltekkes kemenkes yogyakarta.

Text (cover)
cover dan halaman judul .pdf

Download (167kB)
Text
awal 1.pdf

Download (588kB)
Text
abstrak.pdf

Download (293kB)
Text
chapter 1.pdf

Download (227kB)
Text
chapter 2.pdf

Download (420kB)
Text
chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (322kB)
Text
chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (207kB)
Text
conclusion.pdf

Download (133kB)
Text
REFERENCE.pdf

Download (173kB)

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data BPS (2023), terdapat sekitar 44,2 juta remaja usia 10–19 tahun di Indonesia, namun BKKBN (2024) mencatat hanya 58% yang memiliki pengetahuan memadai tentang kesehatan reproduksi. Tercatat angka kehamilan remaja mencapai 18,2 per 1.000 perempuan usia 15–19 tahun (DTSI, 2024). Di DIY tahun 2023 tercatat 255 kasus persalinan remaja, di mana Kabupaten Bantul menjadi wilayah tertinggi dengan 72 kasus. Peningkatan edukasi kesehatan reproduksi perlu dilakukan di lingkungan sekolah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi, serta gambaran pengetahuan berdasarkan jenis kelamin dan ragam sumber informasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Bantul. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dengan populasi berjumlah 175 siswa kelas X E sampai dengan X I. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner teruji validitas dan reliabilitasnya, lalu dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa hampir seluruh siswa (97,1%) memiliki tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dalam kategori baik. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (66,3%) dan hampir keseluruhan (94,9%) memperoleh informasi dari sumber yang beragam. Berdasarkan analisis silang, baik siswa laki-laki maupun perempuan memiliki pengetahuan yang baik (masing-masing 94,9% dan 98,3%). Demikian juga siswa dengan sumber informasi beragam maupun tidak beragam, hampir seluruhnya berada pada kategori pengetahuan baik (97,0% dan 100%). Kesimpulan: Hampir seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Bantul memiliki tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dalam kategori baik. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan dan hampir seluruhnya memperoleh informasi dari sumber yang beragam. Baik siswa laki-laki maupun perempuan memiliki pengetahuan yang baik, demikian pula pada siswa dengan sumber informasi beragam maupun tidak beragam. Kata kunci: Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan, Remaja, Siswa SMA

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan, Remaja, Siswa SMA
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 18 Aug 2026 04:48
Last Modified: 18 Aug 2026 04:48
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22602

Actions (login required)

View Item View Item