Prahastiwi, Angger (2026) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG VULVA HYGIENE PADA REMAJA PUTRI KELAS VIII DI SMPN 4 SLEMAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Awal.pdf Download (939kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (537kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (517kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (521kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (461kB) |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (374kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (326kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (322kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang : Masa remaja ditandai dengan kematangan organ reproduksi yang rentan terhadap Infeksi Saluran Reproduksi (ISR) seperti keputihan patologis. Perilaku Vulva Hygiene yang benar didasari oleh pengetahuan yang baik guna mencegah risiko infeksi sejak dini. Tujuan : Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang Vulva Hygiene pada remaja putri kelas VIII di SMPN 4 Sleman, yang mencakup aspek pengertian, tujuan, cara melakukan, serta penyebab dan cara pencegahan keputihan. Metode : Penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan seluruh remaja putri kelas VIII di SMPN 4 Sleman yang berjumlah 58 responden. Pengumpulan data primer dilakukan melalui kuesioner tertutup skala Guttman (benar/salah), yang kemudian dianalisis secara univariat untuk mengelompokkan tingkat pengetahuan responden ke dalam kategori baik (76–100%), cukup (56–75%), dan kurang (<56%). Hasil : Secara umum, tingkat pengetahuan remaja putri mengenai Vulva Hygiene berada pada kategori cukup (74%, 43 responden). Ditinjau dari tiap aspek, mayoritas responden memiliki pengetahuan baik pada aspek pengertian (76%, 44 responden) dan aspek tujuan penerapan Vulva Hygiene (76%, 44 responden). Namun, pada aspek prosedural, sebagian besar responden berada dalam kategori cukup mengenai cara melakukan Vulva Hygiene (58%, 34 responden) serta berkategori kurang pada aspek penyebab dan cara mencegah keputihan (53%, 31 responden). Miskonsepsi utama mencakup kesalahan pemilihan bahan pakaian dalam sintetis/nilon dan ketidakpahaman dampak buruk penggunaan cairan antiseptik pembersih vagina secara rutin yang mengganggu pH alami genitalia. Kesimpulan : Remaja putri kelas VIII di SMPN 4 Sleman memiliki pengatahuan dalam kategori kurang pada aspek penyebab dan cara mencegah keputihan. Maka Diperlukan optimalisasi edukasi promosi kesehatan dengan penyuluhan berkala, bimbingan konseling, dan pemberdayaan UKS yang bekerja sama dengan Puskesmas. Kata kunci: Tingkat Pengetahuan, Vulva Hygiene, Remaja Putri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Tingkat Pengetahuan, Vulva Hygiene, Remaja Putri. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 06:46 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 06:46 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22550 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
