Khoirunnisa Lutfiyyah (2026) GAMBARAN KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN TERI NASI DI DAERAH PESISIR PANTAI JETIS, NUSAWUNGU, CILACAP. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Awal.pdf Download (986kB) |
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (579kB) |
|
Text (Chapter I)
Chapter I.pdf Download (508kB) |
|
Text (Chapter II)
Chapter II.pdf Download (571kB) |
|
Text (Chapter III)
Chapter III.pdf Restricted to Registered users only Download (503kB) Request a copy |
|
Text (Chapter IV)
Chapter IV.pdf Restricted to Registered users only Download (582kB) Request a copy |
|
Text (Chapter V)
Chapter V.pdf Download (490kB) |
|
Text (Referensi)
References.pdf Download (492kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) Request a copy |
Abstract
GAMBARAN KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN TERI NASI DI DAERAH PESISIR PANTAI JETIS, NUSAWUNGU, CILACAP Khoirunnisa Lutfiyyah¹, Choirul Amri², Rizki Kurniawan Saputra³, Tri Mulyaningsih⁴ ¹²³⁴ Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Tatabumi No.3 Banyuraden, Gamping, Sleman Email: lutfikhair085@gmail.com INTISARI Latar Belakang: Ikan merupakan salah satu bahan pangan sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat karena memiliki nilai gizi yang tinggi. Akan tetapi, produk olahan ikan seperti ikan asin cenderung mudah mengalami penurunan kualitas atau kerusakan. Kondisi tersebut yang masih ditemukannya praktik penggunaan bahan pengawet berbahaya, seperti formalin yang dapat dimanfaatkan sebagai pengawet. Penggunaan formalin dalam bahan pangan dapat menimbulkan risiko yang serius bagi kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengawasan yang ketat terhadap peredaran ikan asin di masyarakat. Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis keberadaan formalin serta mengidentifikasi karakteristik fisik ikan teri nasi yang diperdagangkan di wilayah pesisir Pantai Jetis, Nusawungu, Cilacap. Metode Penelitian: Penelitian ini menerapkan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 16 sampel ikan teri nasi yang diperoleh dari para pedagang di lokasi penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan menggunakan lembar cheklist untuk menilai ciri fisik, serta pengujian kandungan formalin menggunakan alat uji formalin (easy test). Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta presentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa dari keseluruhan sampel yang dianalisis, sebanyak 13 sampel (81,25%) positif mengandung formalin dan 3 sampel (18,75%) negatif. Ikan yang terindikasi mengandung formalin umumnya memiliki warna cerah, tidak berbau khas ikan, cenderung berbau kimia, bertekstur keras, tidak berlendir, serta tidak dihinggapi lalat. Kesimpulan: Pengamatan ciri fisik dapat dimanfaatkan sebagai metode awal (screening), untuk memastikan keberadaan formalin secara akurat pada ikan teri nasi tetap diperlukan pengecekan menggunakan test kit formalin (easy test) Kata Kunci: ikan teri nasi, formalin, test kit, ciri fisik
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci: ikan teri nasi, formalin, test kit, ciri fisik |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:18 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:18 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22346 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
