Virginia, Pretty (2026) PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA PERLAKUAN PEMINDAHAN SAMPEL DARAH TANPA DAN DENGAN MELEPAS JARUM SPUIT. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

This is the latest version of this item.

Text (Awal)
Awal.pdf

Download (635kB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (253kB)
Text (Chapter 1)
Chapter1.pdf

Download (269kB)
Text (Chapter 2)
Chapter2.pdf

Download (369kB)
Text (Chapter 3)
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (429kB)
Text (Chapter 4)
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (313kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (199kB)
Text (Rerefences)
References.pdf

Download (237kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Tahap pra-analitik merupakan faktor penting yang mempengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium. Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah teknik pemindahan sampel darah yang tidak sesuai prosedur, seperti pemindahan tanpa melepas jarum spuit dan disemprotkan, berpotensi menyebabkan hemolisis. Kondisi sampel yang hemolisis dapat mengganggu hasil pemeriksaan kimia darah, termasuk kadar kolesterol total. Tujuan Penelitian: Mengetahui perbedaan kolesterol total pada perlakuan pemindahan sampel darah tanpa dan dengan melepas jarum spuit, serta rerata kadar kolesterol total pada perlakuan pemindahan sampel darah tanpa dan dengan melepas jarum spuit. Metode: Jenis penelitian yang digunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan 30 sampel secara Purposive Random Sampling dari mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis semester 3. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, kelompok kontrol menggunakan teknik pemindahkan sampel darah dengan melepas jarum dan kelompok perlakuan tanpa melepas jarum spuit. Data dianalisis dengan uji Independen Sample t-Test menggunakan SPSS. Hasil: Rerata kadar kolesterol total pada perlakuan tanpa melepas jarum sebesar 141.40 mg/dL sedangkan dengan melepas jarum sebesar 126. 97 mg/dL. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,032 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara kedua perlakuan. Kadar kolesterol total pada perlakuan pemindahan sampel darah tanpa melepas jarum spuit mengalami peningkatan sebesar 11.37%. Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan kadar kolesterol pada perlakuan pemindahan sampel darah tanpa dan dengan melepas jarum spuit. Oleh karena itu, teknik pemindahan sampel darah yang sesuai prosedur perlu diperhatikan untuk mencegah hemolisis dan menjaga keakuratan hasil pemeriksaan. Kata Kunci: Kolesterol total, hemolisis, spuit, spektrofotometer, pra-analitik

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Kolesterol total, hemolisis, spuit, spektrofotometer, pra-analitik
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi DIII Teknologi Laboratorium
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 01 Jul 2026 06:43
Last Modified: 01 Jul 2026 06:43
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22257

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item