Kamaru, Novita Rahmadani (2026) ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. W USIA 31 TAHUN G3P2AH3 UK 35+4 MINGGU DENGAN ANEMIA RINGAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAJANGAN. Laporan-Coc thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
COVER.pdf Download (125kB) |
|
Text (AWAL)
AWAL.pdf Download (422kB) |
|
Text (Abstrack)
1. Abstarck.pdf Download (188kB) |
|
Text (Appendices)
2. Appendices.pdf Download (1MB) |
|
Text (Awal)
3. Awal.pdf Download (446kB) |
|
Text (Chapter 1)
4. Chapter 1.pdf Download (275kB) |
|
Text (Chapter 2)
5. Chapter 2.pdf Download (435kB) |
|
Text (Chapter 3)
6. Chapter 3.pdf Download (331kB) |
|
Text (Chapter 4)
7. Chapter 4.pdf Download (218kB) |
|
Text (References)
8. Reference.pdf Download (264kB) |
Abstract
Kesehatan ibu merupakan salah satu indikator utama dalam menilai derajat kesehatan masyarakat. Upaya peningkatan kesehatan ibu menjadi prioritas dalam pembangunan kesehatan nasional maupun global, sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menurunkan angka kematian ibu. Salah satu masalah yang masih sering terjadi pada ibu hamil adalah anemia, yang dapat berdampak pada kesehatan ibu maupun janin.1 Anemia pada kehamilan merupakan kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) <11 g/dL. Secara global, anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Di Indonesia sendiri, berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, sekitar 28% ibu hamil mengalami anemia, yang berarti hampir 3 dari 10 ibu hamil berada dalam kondisi tersebut.2 Ny. W usia 34 tahun G3P2Ab0Ah3 menjalani asuhan kebidanan komprehensif mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, neonatus, hingga keluarga berencana. Pada masa kehamilan trimester III, ibu tidak memiliki keluhan namun ditemukan anemia ringan dengan Hb 9,7 g/dL. Asuhan yang diberikan meliputi edukasi nutrisi tinggi zat besi, kepatuhan konsumsi tablet Fe, pemantauan kesejahteraan ibu dan janin, serta persiapan persalinan. Kondisi ibu dan janin secara umum baik dan mengalami perbaikan selama kunjungan antenatal. Persalinan berlangsung pada usia kehamilan 40+2 minggu secara spontan sesuai standar Asuhan Persalinan Normal (APN). Bayi lahir laki-laki dalam kondisi sehat, menangis kuat, dan tidak ditemukan kelainan. Penatalaksanaan bayi baru lahir dilakukan sesuai standar dan adaptasi bayi berjalan baik. Masa nifas berlangsung normal tanpa komplikasi, dengan proses involusi uterus, laktasi, dan penyembuhan luka perineum berjalan fisiologis. Ibu mampu merawat diri dan bayi dengan baik serta mendapatkan edukasi terkait perawatan nifas dan tanda bahaya. Kunjungan neonatal menunjukkan bayi tumbuh baik, menyusu kuat, dan mendapatkan ASI eksklusif. Pada akhir masa nifas, ibu telah diberikan konseling keluarga berencana dan memutuskan menggunakan metode kontrasepsi IUD sebagai pilihan jangka panjang. Secara keseluruhan, asuhan kebidanan pada Ny. W dari kehamilan hingga KB berjalan komprehensif, aman, dan sesuai standar pelayanan kebidanan dengan hasil ibu dan bayi dalam keadaan sehat.
| Item Type: | Thesis (Laporan-Coc) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Continuity Of Care (COC), Anemia |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 06:53 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 06:53 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/22013 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
