Dyah Ayu Harini, Cintania (2025) PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN DEMAM TIFOID DENGAN VOMITUS PROFUSE DEHIDRASI RINGAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH WONOSARI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Awal)
Awal.doc.pdf

Download (543kB)
Text (Abstract)
Abstract.doc.pdf

Download (269kB)
Text (Chapter 1)
Chapter1.doc.pdf

Download (313kB)
Text (Chapter 2)
Chapter2.doc.pdf
Restricted to Registered users only

Download (526kB)
Text (Chapter 3)
Chapter3.doc.pdf
Restricted to Registered users only

Download (339kB)
Text (Chapter 4)
Chapter4.doc.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (524kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.doc.pdf

Download (281kB)
Text (References)
References.doc.pdf

Download (251kB)
Text (Appendices)
Appendices.doc.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Demam tifoid merupakan infeksi akut yang terjadi pada saluran pencernaan lebih tepatnya pada usus halus yang disebabkan Salmonella enterica serotype typhi (Salmonella typhi). Demam tifoid yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi ditularkan melalui rute fecal-oral. Cara penularan demam tifoid dapat terjadi melalui beberapa cara atau yang dikenal dengan fecal oral. Pasien yang mengalami gangguan gejala pada sistem gastrointestinal seperti diare, mual, dan muntah dapat mengakibatkan ketidakseimbangan nutrisi yang kurang dari kebutuhan. Berdasarkan hal tersebut, Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) yang tepat sangat diperlukan bagi pasien penderita demam tifoid guna mempertahankan status gizi, mencegah keparahan penyakit, dan mempercepat proses penyembuhan pada pasien. Tujuan: Mengetahui penatalasanaan Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada pasien Demam Tifoid dengan Vomitus Profuse Dehidrasi Ringan di Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari. Metode: jenis penelitian ini menggunakan desain studi kasus dan bersifat deskriptif. Hasil: Hasil penilaian status gizi berdasarkan pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) didapatkan hasil perhitungan status gizi untuk BB/U (1,02 SD) yaitu berisiko berat badan berlebih, TB/U (1,44 SD) normal, dan IMT/U (0,23 SD) normal. Berdasarkan pemeriksaan Fisik pasien menpunyai keluhan lemas, mual, dan sakit perut setelah makan, sebelumnya pasien juga mengalami muntah, BAB cair sebanyak 1 kali. Berdasarkan pemeriksaan klinis didapatkan hasil tekanan darah, respirasi suhu normal dan nadi cepat.Berdasarkan hasil recall 24 jan asupan energi, protein, lemak, karbohidrat, serat dan cairan dikategorikan defisit berat. Intervensi gizi Intervensi gizi yang diberikan yaitu Diet Lambung III, dengan bentuk makanan lunak, pemberian dengan rute oral, dan frekuensi 3× makan utama dan 2× selingan. Kesimpulan: Hasil skrining An. B menggunakan skrining STRONG-Kids mendapatkan total skor 2 yang dimana pasien memiliki risiko sedang tetapi membutuhkan asuhan gizi lanjutan dikarenakan pasien mengalami muntah lebih dari 3 kali, dan mengalami penurunan berat badan. Pasien memiliki keluhan lemas, mual dan sakit perut. Kata Kunci: Proses Asuhan Gizi Terstandar, Demam Tifoid, Vomitus Profuse, Dehidrasi Ringan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Proses Asuhan Gizi Terstandar, Demam Tifoid, Vomitus Profuse, Dehidrasi Ringan.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Gizi > Program Studi DIII Gizi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 21 May 2026 04:44
Last Modified: 21 May 2026 04:44
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/20632

Actions (login required)

View Item View Item