Simatupang, Erika Juliana (2024) PENGARUH LARUTAN YANG MENGANDUNG PROBIOTIK SEBAGAI OBAT KUMUR TERHADAP pH SALIVA PADA ANAK SEKOLAH DASAR. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text
Awal (1).pdf

Download (901kB)
Text
Abstract.pdf

Download (261kB)
Text
Chapter1.pdf

Download (254kB)
Text
Chapter2.pdf

Download (309kB)
Text
Chapter3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (257kB)
Text
Chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB)
Text
Conclusion.pdf

Download (220kB)
Text
References.pdf

Download (233kB)
Text
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

PENGARUH LARUTAN YANG MENGANDUNG PROBIOTIK SEBAGAI OBAT KUMUR TERHADAP pH SALIVA PADA ANAK SEKOLAH DASAR Erika Juliana Simatupang*, Herastuti Sulistyani, Rizqi Amanullah Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Jl. Kyai Mojo, No.54 Bener, Tegalrejo, Yogyakarta *Email: erikaasimatupaang@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang: Anak yang berusia di bawah 12 tahun, 90% menderita karies gigi. Bakteri yang terdapat dalam larutan probiotik mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Penurunan jumlah bakteri kariogenik dapat mengakibatkan berkurangnya produksi asam sehingga pH saliva meningkat. Tujuan: Diketahuinya pengaruh berkumur larutan yang mengandung probiotik terhadap peningkatan pH saliva pada siswa sekolah dasar. Metode: Penelitian ini adalah quasi experiment menggunakan rancangan pretest - posttest design with control group. Populasi penelitian ini adalah 40 siswa dari kelas IV dan V SD Karitas Nandan. Subjek diukur pH saliva sebelum dan sesudah berkumur larutan probiotik dan aquadest dengan menggunakan pH strip. Hasil pengukuran pH saliva kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Rerata pH saliva sebelum berkumur larutan probiotik yaitu 5,35 dan rerata pH saliva sesudah berkumur yaitu 6,80 (asam 35%, netral 50%, basa 15%). Rerata pH saliva sebelum berkumur aquadest yaitu 5,60 dan rerata nilai pH sesudah yaitu 5,70 (asam 90%, netral 10%, basa 0%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p=0,000<0,05 yang berarti ada perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah berkumur larutan yang mengandung probiotik. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan p=0,000<0,05 sehingga ada perbedaan antara larutan yang mengandung probiotik dengan aquadest terhadap peningkatan pH saliva. Kesimpulan: Larutan yang mengandung probiotik sebagai obat kumur dapat meningkatkan pH saliva Kata Kunci: Probiotik, Obat kumur, pH Saliva

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Probiotik, Obat kumur, pH Saliva
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan Gigi > Program Studi Sarjana Terapan Terapi Gigi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 20 Jul 2026 08:01
Last Modified: 20 Jul 2026 08:01
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/18209

Actions (login required)

View Item View Item