Agustina, Erma (2023) Kadar Natrium pada Serum Pasien Hipertensi yang Diperiksa Segera, Setelah Disimpan 4 dan 8 Jam pada Suhu Ruang (20-25°C). Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal, Halaman Judul, Halaman Persetujuan Pembimbing, Halaman Pengesahan, Halaman Pernyataan Orisinalitas, Halaman Persetujuan Publikasi, Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Gambar, Daftra Tabel, Daftar Lampiran)
Awal.pdf Download (839kB) |
|
Text (ABSTRAK)
Abstract.pdf Download (14kB) |
|
Text (BAB I PENDAHULUAN)
Chapter 1.pdf Download (148kB) |
|
Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
Chapter 2 .pdf Download (171kB) |
|
Text (BAB III METODE PENELITIAN)
Chapter 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (139kB) |
|
Text (BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN)
Chapter 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (238kB) |
|
Text (BAB V KESIMPULAN DAN SARAN)
Conclusion.pdf Download (11kB) |
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
References .pdf Download (193kB) |
|
Text (LAMPIRAN)
Appendices.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Salah satu penyakit tidak menular yang menjadi prioritas dalam dunia kesehatan adalah hipertensi. Penyebab hipertensi salah satunya karena asupan natrium yang berlebih. Sampel untuk pengukuran elektrolit harus dianalisis segera setelah diterima dalam 1-2 jam untuk menghindari hasil yang meningkat palsu. Di laboratorium sering adanya permintaan pemeriksaan tambahan menggunakan serum yang sebelumnya. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar natrium pada serum pasien hipertensi yang diperiksa segera, setelah disimpan 4 dan 8 jam pada suhu ruang (20-25)°C. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian jenis pra-eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design dan teknik pengambilan sampeldengan purposive sampling. Sampel penelitian menggunakan serum pasien hipertensi prolanis Puskesmas Gondokusuman 2 sebanyak 40 sampel. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2023. Sampel serum dilakukan 3 perlakuan yaitu diperiksa segera, disimpan setelah 4 dan 8 jam kemudian dilakukan pengukuran kadar natrium pada masing-masing perlakuan. Kadar natrium pada sampel diukur dengan alat AVL 9180 Electrolyte Analyzer metode Ion Selective Electroda (ISE). Data hasil penelitian dianalisis statistik dengan uji Repeated Measured Anova menggunakan SPSS 25.0 for windows. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rerata hasil pemeriksaan kadar natrium. Analisis statistik menunjukkan p (0,000) < 0,05 yang artinya ada perbedaan kadar natrium pada serum pasien hipertensi yang diperiksa segera, setelah disimpan 4 dan 8 jam pada suhu ruang (20-25°C). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kadar Natrium yang signifikan pada serum pasien hipertensi yang diperiksa segera, setelah disimpan 4 dan 8 jam pada suhu ruang (20-25°C). Kata kunci: Natrium, penundaan pemeriksaan, suhu ruang
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Natrium, penundaan pemeriksaan, suhu ruang |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Teknologi Laboratorium Medis > Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Users 30 not found. |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 03:07 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 03:07 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/15113 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
