PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM PADA PASIEN POST OPERASI APENDIKTOMI DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA AMAN NYAMAN DI RSUD SLEMAN

LUTHFIANA RAHMAWATI, (2018) PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM PADA PASIEN POST OPERASI APENDIKTOMI DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA AMAN NYAMAN DI RSUD SLEMAN. skripsi thesis, poltekkes kemenkes yogyakarta.

[img] Text
1. AWAL.pdf

Download (16MB)
[img] Text
2. ABSTRACT.pdf

Download (96kB)
[img] Text
3. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB)
[img] Text
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB)
[img] Text
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (105kB)
[img] Text
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (342kB)
[img] Text
7. CONCLUCION.pdf

Download (93kB)
[img] Text
8. REFERENCE.pdf

Download (197kB)
[img] Text
9. APPENDICES.pdf

Download (3MB)
[img] Text
KTI LUTFIANA.pdf

Download (21MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Apendisitis adalah suatu peradangan yang terjadi di rongga bawah kanan abdomen. Penyebab apendisitis yaitu obstruksi pada lumen apendiks. Penanganan apendisitis adalah pembedahan (apendiktomi). Tindakan apendiktomi dapat menyebabkan komplikasi seperti nyeri akut serta gangguan mobilitas fisik. Untuk mengatasi masalah nyeri pada klien maka diperlukan manajemen nyeri, yaitu teknik relaksasi nafas dalam. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penerapan teknik relaksasi nafas dalam pada pasien post operasi apendiktomi dengan gangguan pemenuhan kebutuhan rasa aman nyaman di RSUD Sleman. Metode yang digunakan yaitu deskriptif studi kasus, yang mengobservasi respon pasien terhadap penggunaan teknik relaksasi nafas dalam. Analisa data dibuat dengan model analisa deskriptif yang didapatkan dari hasil respon pada kedua pasien, sedangkan penyajian data yang disajikan dalam bentuk narasi tentang hasil respon pasien. Hasil studi kasus ini adalah pada pasien 1 skala nyeri dari skala 5 menjadi skala 2, dan skala nyeri pada pasien 2 skala 5 menjadi skala 1. Kesimpulan terdapat pengaruh penurunan skala nyeri pada kedua pasien. Faktor yang mempengaruhi perbedaan respon yaitu usia, spiritual, mobilisasi, pengalaman nyeri sebelumnya, dan pola koping. Untuk rumah sakit, dapat menjadi bahan masukan untuk menetapkan standar operasional prosedur teknik relaksasi nafas dalam di RSUD Sleman.

Item Type: Thesis (skripsi)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan
Depositing User: analis
Date Deposited: 19 Nov 2019 07:40
Last Modified: 19 Nov 2019 07:40
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/1983

Actions (login required)

View Item View Item