Risma Oktavia Ningsih (2021) ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. T USIA 28 TAHUN G2P0A1 DI PUSKESMAS BAMBANGLIPURO BANTUL. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text
1. Awal.pdf

Download (437kB)
Text
2. Abstract.pdf

Download (35kB)
Text
3. Chapter 1.pdf

Download (60kB)
Text
4. Chapter 2.pdf

Download (439kB)
Text
5. Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
Text
6. Conclusion.pdf

Download (42kB)
Text
7. References.pdf

Download (116kB)
Text
8. Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text
RISMA OKTAVIA NINGSIH_P07124520087.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

SINOPSIS Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny. T Usia 28 Tahun G2P0A1 di Puskesmas Bambanglipuro Kehamilan adalah suatu proses fisiologis yang terkadang menimbulkan akibat yang bersifat patologis. Perubahan-perubahan tersebut dimulai ketika nidasi terjadi. Ibu akan merasakan mual, muntah, pusing bahkan kadang-kadang gejala ini berlebihan sehingga mengharuskan ibu untuk rawat inap. Pada kehamilan lanjut, muncul keluhan-keluhan seperti nyeri pinggang bawah, varises, wasir dan nyeri pelvis. Kontak pertama dilakukan pada tanggal 15 Juli 2021 Ny. T datang untuk memeriksakan kehamilannya. Usia kehamilan 38+2 minggu ibu mengatakan sering buang air kecil. Penatalaksanaan yang dilakukan adalah memberikan KIE perubahan fisiologi masa kehamilan trimester III, ketidaknyamanan yang terjadi dan cara mengatasinya, dan KIE persiapan persalinan. Pada tanggal 22 Juli ibu kembali ke Puskesmas untuk kontrol rutin, kondisi ibu baik dan tidak ada keluhan. Diberikan KIE tentang tanda-tanda persalinan dan dianjurkan segera ke fasilitas kesehatan jika sudah terdapat tanda-tanda persalinan. Pada pagi hari tanggal 27 Juli ibu merasa kenceng-kenceng dan ke rumah sakit. Di rumah sakit ibu diperiksa dan belum ada pembukaan. Sore harinya ibu kembali ke rumah sakit karena sudah ada lendir darah dan sudah pembukaan. Ibu melahirkan pada tanggal 28 Juli pukul 10.22 secara spontan. Bayi lahir langsung menangis, jenis kelamin perempuan, berat lahir 3400 gram PB 49 cm. Pada nifas Ny. T tidak ditemukan permasalahan. Penatalaksanaan pada pertemuan ini adalah KIE ASI ekslusif, memberikan motivasi ibu unrtuk memberikan ASI secara on demand, KIE mengenai personal hygiene ibu nifas (membersihkan payudara dengan air hangat sebelum menyususi, cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah kontak dengan bayi dan memegang kemaluan) KIE pada ibu mengenai makanan ibu nifas tidak ada pantangan dan sebaiknya makan makanan yang mengandung protein dan mineral. Pertemuan selanjtunya Ibu mengatakan ingin berKB tetapi masih belum dapat menentukan KB apa yang digunakan. Pada pertemuan ini memberikan KIE mengenai KB. Menjelaskan pada ibu mengenai tujuan penggunaan alat kontrasepsi yaitu mengatur jarak kelahiran sehingga ibu tidak terlalu dekat jarak antar kehamilannya yang dapat beresiko terhadap kesehatan ibu dan bayi. Setelah masa nifas berakhir yaitu 6 minggu keseuburan ibu dapat kembali. Pertemuan selanjutnya setelah berdiskusi dengan suami ibu sudah memntapkan mengunakan KB IUD. Berdasarkan hasil pengkajian pada asuhan komprehensif yang dilakukan pada Ny.T sejak kehamilan, persalinan, nifas, KB serta BBL dan neonatus tidak ditemukan permasalahan pada ibu maupun.

Item Type: Other
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 19 Aug 2026 06:27
Last Modified: 19 Aug 2026 06:27
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/7785

Actions (login required)

View Item View Item