Multi, Restu Ahmad (2026) ANALISIS POTENSI BAHAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI INDUSTRI PAKAN TERNAK PT AGRI KENCANA PERKASA KLATEN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
cover.pdf

Download (644kB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (170kB)
Text (Chapter 1)
CHAPTER 1.pdf

Download (330kB)
Text (Chapter 2)
CHAPTER 2.pdf

Download (277kB)
Text (Chapter 3)
CHAPTER 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (198kB)
Text (Chapter 4)
CHAPTER 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (381kB)
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (227kB)
Text (References)
References.pdf

Download (208kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
Text (KTI)
Restu Ahmad Multi_P07133123062.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam kegiatan industri pakan ternak karena setiap tahapan proses produksi memiliki potensi bahaya yang dapat memengaruhi keselamatan dan kesehatan pekerja. Tujuan: Menganalisis potensi bahaya K3 pada setiap tahapan proses produksi pakan ternak di PT Agri Kencana Perkasa Klaten Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif observasional dengan desain cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan pengukuran faktor lingkungan kerja meliputi kebisingan, suhu, dan pencahayaan. Identifikasi potensi bahaya dilakukan pada tahapan penerimaan bahan baku, Hammer Mill, Mixing, Conditioning, Pelleting, Cooling, Packaging, dan Gudang. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan pengukuran lingkungan kerja. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa potensi bahaya ditemukan pada seluruh tahapan proses produksi, meliputi bahaya fisik, mekanik, ergonomi, dan keselamatan. Bahaya fisik merupakan potensi bahaya yang paling dominan, berupa paparan debu, kebisingan, suhu lingkungan kerja yang tinggi, dan pencahayaan yang belum memenuhi standar pada beberapa area. Kesimpulan: Tingkat kebisingan di area Hammer Mill mencapai 87–90 dB(A), melebihi NAB 85 dB(A). Sebanyak 6 dari 10 area kerja dengan beban kerja sedang memiliki suhu melebihi NAB, sedangkan pencahayaan pada area Pengeringan dan Packaging sebesar 250 lux, di bawah standar minimal 300 lux. Penerapan K3 telah dilakukan melalui penyediaan APD, pemasangan machine guard, dan prosedur kerja, tetapi masih diperlukan peningkatan pengendalian bahaya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: keselamatan dan kesehatan kerja, potensi bahaya, industri pakan ternak, HIRARC.
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 04 Sep 2026 08:53
Last Modified: 04 Sep 2026 08:53
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24573

Actions (login required)

View Item View Item