Putra, Yudha Adi (2026) PERBEDAAN PEMBERIAN PROPOFOLCONTINUOUS INFUSION TERHADAP SEVOFLURAN PADA PERUBAHAN MEAN ARTERIAL PRESSURE (MAP) DAN NADI INTRAOPERATIF PADA PASIEN CRANIOTOMY ELEKTIF DI RSU PROVINSI BANTEN. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
1.awal.pdf Download (2MB) |
|
Text (Abstract)
2.Abstract.pdf Download (182kB) |
|
Text (Chapter 1)
3.Chapter1.pdf Download (201kB) |
|
Text (Chapter 2)
4.Chapter 2.pdf Download (341kB) |
|
Text (Chapter 3)
5.chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
Text (Chapter 4)
6.chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (266kB) |
|
Text (Conclusion)
7.Conclusion.pdf Download (193kB) |
|
Text (References)
8.References.pdf Download (176kB) |
|
Text (Apendics)
9.apendics.pdf Restricted to Registered users only Download (10MB) |
Abstract
PERBEDAAN PEMBERIAN PROPOFOL CONTINUOUS INFUSION TERHADAP SEVOFLURAN PADA PERUBAHAN MEAN ARTERIAL PRESSURE (MAP) DAN NADIINTRAOPERATIF PADA PASIEN CRANIOTOMY ELEKTIF DI RSU PROVINSI BANTEN Yudha Adi Putra1, Catur Budi Susilo 2, Bondan Palestin 3 123Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Tatabumi No.3 Banyuraden, Gamping, Sleman Email : dha.raden88@gmail.com ABSTRAK Latar belakang : Anestesi kraniotomi elektif harus menjaga stabilitas hemodinamik untuk mencegah peningkatan TIK, perdarahan, dan re-bleeding. Propofol dipilih sebagai agen utama TIVA neuroanestesi karena dapat menurunkan metabolisme serebral serta aliran dan volume darah otak. Sevofluran lebih unggul dalam mempertahankan stabilitas nadi dan memberikan kendali MAP yang lebih titrable. Tujuan : Mengetahui perbedaan pengaruh pemberian Propofol Continuous Infusion dengan Sevofluran terhadap perubahan MAP dan Nadi intraoperatif pada pasien craniotomy elektif di RSU Provinsi Banten. Metode : Penelitian kuantitatif observasional analitik ini membandingkan stabilitas hemodinamik pada pasien craniotomy elektif yang diberi Propofol Continuous Infusion dan sevofluran, dengan total sampel 66 responden. Hasil : Hasil menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik, nilai MAP dan nadi pada kelompok Propofol lebih rendah secara signifikan dibanding kelompok sevofluran, dengan mean rank MAP 24,71 vs 42,29 dan nadi 23,86 vs 43,14. Kedua uji menghasilkan p-value = 0,000 < 0,05. Hal ini mengindikasikan Propofol Continuous Infusion memberikan MAP dan nadi yang lebih rendah dibandingkan sevofluran pada pasien craniotomy elektif. Kesimpulan : Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada MAP dan nadi antara kelompok yang mendapat propofol dan kelompok yang mendapat sevofluran, dengan p-value 0,000 < 0,05. Kata Kunci : Propofol Continuous Infusion, sevofluran, MAP, Nadi, craniotomy
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Propofol Continuous Infusion, sevofluran, MAP, Nadi, craniotomy |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 07:44 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 07:44 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24341 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
