Afifi, Nafisa Ridha (2026) FAKTOR RISIKO LINGKUNGAN DAN PERILAKU MANUSIA PADA KEJADIAN LEPTOSPIROSIS DI KECAMATAN WEDI TAHUN 2025. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (422kB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (153kB) |
|
Text (Chapter I)
Chapter I.pdf Download (202kB) |
|
Text (Chapter II)
Chapter II.pdf Download (247kB) |
|
Text (Chapter III)
Chapter III.pdf Restricted to Registered users only Download (183kB) |
|
Text (Chapter IV)
Chapter IV.pdf Restricted to Registered users only Download (312kB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (148kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (180kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
FAKTOR RISIKO LINGKUNGAN DAN PERILAKU MANUSIA PADA KEJADIAN LEPTOSPIROSIS DI KECAMATAN WEDI TAHUN 2025 ABSTRAK Latar Belakang: Leptospirosis merupakan penyakit zoonis yang disebabkan oleh bakteri leptospira dan ditularkan melalui kontak dengan air atau tanah yang tercemar urin tikus yang terinfeksi, Kecamatan Wedi merupakan salah satu wilayah dengan jumlah kasus tertinggi di Kabupaten Klaten pada tahun 2025. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor risiko lingkungan dan perilaku manusia pada kejadian leptospirosis di Kecamatan Wedi tahun 2025. Metode: Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi menggunakan kuesioner dan lembar ceklist. Analisis dilakukan secara deskriptif dalam bentuk distribusi frequensi dan presentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia ≥30 tahun, 70,5% responden berjenis kelamin laki laki dan bekerja sebagai petani, sebagian besar responden memiliki riwayat kontak dengan air, dan 100% responden memiliki luka saat kontak dengan air maupun tanah serta tidak menggunakan APD saat bekerja. Faktor lingkungan menunjukkan adanya keberadaan tikus pada sebagian besar rumah responden. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor perilaku yaitu kontak dengan air, keberadaan luka, dan tidak menggunakan APD, serta faktor lingkungan yaitu keberadaan tikus dan tumpukan barang berperan dalam kejadian leptospirosis di Kecamatan Wedi tahun 2025 Kata Kunci: Leptospirosis, Faktor lingkungan, Faktor perilaku manusia, Tikus, Alat Pelindung Diri (APD)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Leptospirosis, Faktor lingkungan, Faktor perilaku manusia, Tikus, Alat Pelindung Diri (APD) |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 03:20 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 03:20 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24280 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
