Prabawa, Winalda Agil (2026) GAMBARAN JENIS, KLASIFIKASI, DAN BAHAN AKTIF PESTISIDA SERTA PENGGUNAAN APD OLEH PETANI DI DUSUN JETISAN, DESA HARGOBINANGUN, KECAMATAN PAKEM, KABUPATEN SLEMAN, DIY. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (introduction)
2023_P07133123017_introduction.pdf Download (1MB) |
|
Text (abstract)
2026_P07133123017_abstract.pdf Download (120kB) |
|
Text (chapter1)
2026_P07133123017_chapter1.pdf Download (302kB) |
|
Text (chapter2)
2026_P07133123017_chapter2.pdf Download (599kB) |
|
Text (chapter3)
2026_P07133123017_chapter3.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) Request a copy |
|
Text (chapter4)
2026_P07133123017_chapter4.pdf Restricted to Registered users only Download (429kB) Request a copy |
|
Text (conclusion)
2026_P07133123017_conclusion.pdf Download (144kB) |
|
Text (references)
2026_P07133123017_references.pdf Download (189kB) |
|
Text (appendices)
2026_P07133123017_appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) Request a copy |
|
Text (Fulltext)
WINALDA AGIL PRABAWA_P07133123017_Fulltext.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Penggunaan pestisida dalam sektor pertanian berpotensi menimbulkan dampak kesehatan bagi petani akibat paparan bahan kimia berbahaya. Penggunaan APD yang kurang tepat, tidak lengkap, atau tidak sesuai dengan jenis pestisida yang digunakan masih sering ditemukan pada petani baik pada saat pencampuran maupun penyemprotan. Tujuan: Mengetahui gambaran jenis, klasifikasi, dan bahan aktif pestisida serta penggunaan APD oleh petani di Dusun Jetisan, Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, DIY Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Jumlah responden yaitu 26 petani pengguna pestisida. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil: Penggunaan pestisida didominasi oleh insektisida (55,70%) yang terdiri dari pestisida kontak, sistemik, fumigan, dan lambung. Formulasi pestisida yang digunakan berupa padat (58%) dan cair (42%). Seluruh pestisida yang digunakan termasuk pestisida sintetik dan untuk penggunaan umum, dengan tingkat toksisitas didominasi oleh kategori II (38,48%) dan III (36,46%). Terdapat 29 jenis bahan aktif yang digunakan, dengan Abamektin 18 g/L sebagai bahan aktif yang paling banyak digunakan (10%). Penggunaan APD pada saat pencampuran menunjukkan sebanyak 19% petani sesuai dan 81% tidak sesuai, sedangkan pada penyemprotan sebanyak 35% petani sesuai dan 65% tidak sesuai. Kesimpulan: Sebagian besar petani di Dusun Jetisan masih belum menggunakan APD sesuai dengan ketentuan, baik pada saat pencampuran maupun pada saat aplikasi. Diperlukan peningkatan edukasi dan penyuluhan kepada petani mengenai pentingnya penggunaan APD secara lengkap dan sesuai standar guna meminimalkan risiko paparan pestisida terhadap kesehatan. Kata Kunci: pestisida, klasifikasi pestisida, bahan aktif pestisida, APD, petani pengguna pestisida
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Karya Tulis |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 04:37 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 04:37 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24231 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
