Anzukri, Syafira Karin (2026) EFEKTIVITAS SULFUR DAN BORAKS TERHADAP KEMATIAN Periplaneta americana. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (COVER)
1. Awal.pdf

Download (952kB)
Text (ABSTRACT)
2. Abstract.pdf

Download (85kB)
Text (CHAPTER 1)
3. Chapter 1.pdf

Download (121kB)
Text (CHAPTER 2)
4. Chapter 2.pdf

Download (253kB)
Text (CHAPTER 3)
5. Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (183kB)
Text (CHAPTER 4)
6. Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (272kB)
Text (CONCLUSION)
Conclusion.pdf

Download (83kB)
Text (REFERENCES)
References.pdf

Download (209kB)
Text (APPENDICES)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (666kB)
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SYAFIRA KARIN ANZUKRI_P07133221012.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

EFEKTIVITAS SULFUR DAN BORAKS UNTUK MEMBUNUH Periplaneta americana Syafira Karin Anzukri, Agus Kharmayana Rubaya, Sarjito Eko Windarso Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Tata Bumi No.3, Banyuraden, Gamping, Sleman email: syafiraakarin@gmail.com, windiarsa@gmail.com, agus.rubaya@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang: Lingkungan rumah yang memiliki sanitasi kurang baik dapat menyebabkan berbagai penyakit yang bersumber dari vektor. Salah satu vektor yang umum di lingkungan rumah adalah kecoa Periplaneta americana. Boraks dan sulfur merupakan bahan yang dapat digunakan sebagai insektisida pada pengendalian kecoa dengan berbagai metode. Salah satunya metode baiting gel. Tujuan: Mengetahui perbedaan efektivitas penggunaan baiting gel boraks dengan baiting gel sulfur dibandingkan dengan produk X terhadap kematian kecoa Periplaneta americana. Metode: Penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan desain penelitianNon-Equivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan dalam skala rumah pada 1-11 Maret 2026. Sampel dalam penelitian ini adalah kecoa dewasa Periplaneta americana sebanyak 108 ekor dengan waktu pengamatan 48 jam. Data dianalisis dengan uji Mann-Whitney karena data penelitian tidak menunjukkan pemenuhan terhadap asumsi disitribusi normal yang bisa diuji dengan uji parametrik. Hasil: Rata-rata jumlah kematian kecoa pada perlakuan umpan gel boraks sejumlah 2,6, pada perlakuan umpan gel sulfur rata-rata jumlah kematian kecoa sejumlah 2, sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata jumlah kematian kecoa sejumlah 2,5. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p >0,05 menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara seluruh perlakuan dan kelompok kontrol. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara umpan gel boraks dan umpan gel sulfur terhadap kematian kecoa Periplaneta americana selama waktu pengamatan 48 jam. Kata Kunci: baiting gel, boraks, kecoa, sulfur

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: baiting gel, boraks, kecoa, sulfur
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 31 Aug 2026 02:59
Last Modified: 31 Aug 2026 02:59
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24171

Actions (login required)

View Item View Item