Sutan, Nadya Azzahra (2026) GAMBARAN KEBIASAAN MENGONSUMSI KOPI DAN ANGKA KEJADIAN STAIN PADA REMAJA USIA 18 - 25 TAHUN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
1. COVER dan HALAMAN JUDUL.pdf Download (121kB) |
|
Text (Awal)
2. Awal.pdf Download (2MB) |
|
Text (Abstract)
3. Abstract.pdf Download (1MB) |
|
Text (Chapter 1)
4. Chapter 1.pdf Download (237kB) |
|
Text (Chapter 2)
5. Chapter 2.pdf Download (338kB) |
|
Text (Chapter 3)
6. Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (256kB) Request a copy |
|
Text (Chapter 4)
7. Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (262kB) Request a copy |
|
Text (Conclusion)
8. Conclusion.pdf Download (177kB) |
|
Text (References)
9. References.pdf Download (209kB) |
|
Text (Appendices)
10. Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Masalah kesehatan gigi dan mulut masih tinggi di Indonesia, dengan 57% penduduk usia di atas tiga tahun dilaporkan mengalami masalah gigi dan mulut, tetapi hanya 11,2% yang mencari pengobatan ke fasilitas kesehatan. Salah satu masalah estetik yang dapat terjadi adalah stain gigi, terutama akibat kebiasaan mengonsumsi kopi yang mengandung tanin dan pigmen warna. Konsumsi kopi di Indonesia terus meningkat, dengan konsumsi domestik mencapai sekitar 288.000 ton pada periode 2024–2025, sehingga kebiasaan tersebut berpotensi meningkatkan risiko terjadinya stain gigi. Tujuan: Diketahuinya gambaran kebiasaan mengonsumsi kopi dan angka kejadian stain pada remaja usia 18 – 25 tahun. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 48 remaja di Dusun Sumberan yang mengonsumsi kopi. Seluruh populasi dijadikan sampel penelitian menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kebiasaan mengonsumsi kopi dan pemeriksaan terjadinya stain. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 24 responden (50,0%) sangat sering mengonsumsi kopi. Kejadian stain gigi terbanyak adalah kategori stain banyak, yaitu 22 responden (45,8%). Pada kelompok yang sangat sering mengonsumsi kopi, 15 responden (31,3%) mengalami stain banyak dan tidak ada yang bebas stain. Secara deskriptif, semakin sering konsumsi kopi, semakin tinggi kejadian stain gigi. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian pada 48 remaja usia 18–25 tahun di Dusun Sumberan, responden memiliki kebiasaan mengonsumsi kopi dalam kategori sangat sering dan mengalami stain gigi dalam kategori stain banyak. Kata Kunci: Konsumsi kopi, stain gigi, remaja
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kopi, stain gigi, remaja |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan Gigi > Program Studi DIII Keperawatan Gigi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 09:56 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 09:56 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24148 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
