Rizal, Thoriq Hafiyyan (2026) EFEKTIVITAS AIRWAY PILLOW TERHADAP KEPATENAN JALAN NAPAS PASIEN PASCA GENERAL ANESTHESIA DI RSUP dr. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN. Skripsi thesis, POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (1MB) |
|
Text (ABSTRACT)
ABSTRACT.pdf Download (550kB) |
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (544kB) |
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Download (1MB) |
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (724kB) |
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (756kB) |
|
Text (REFERENSI)
REFERENSI.pdf Download (362kB) |
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
Text (FULL TEXT)
FULL TEXT FIX.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Pasien pasca general anesthesia berisiko mengalami gangguan kepatenan jalan napas akibat penurunan kesadaran dan relaksasi otot yang dapat menyebabkan obstruksi jalan napas. Pemantauan dan intervensi yang tepat di ruang PACU sangat diperlukan untuk mencegah komplikasi respirasi. Salah satu intervensi non farmakologis yang dapat digunakan adalah airway pillow, yaitu bantal ergonomis yang dirancang untuk mempertahankan posisi ekstensi kepala sehingga membantu menjaga jalan nafas tetap terbuka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan airway pillow terhadap kepatenan jalan napas pasien pasca general anesthesia di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif quasi experimental dengan pendekatan pre-test and post-test with control group design. Sampel penelitian berjumlah 70 responden yang dibagi menjadi kelompok airway pillow dan kelompok flabot infus. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling. Kelompok airway pillow diberikan airway pillow, sedangkan kelompok flabot infus menggunakan flabot infus. Pengukuran kepatenan jalan napas dilakukan menggunakan nilai saturasi oksigen (SpO₂) melalui bedside monitor sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk, Wilcoxon Signed-Rank Test, dan Mann-Whitney U Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kepatenan jalan nafas pada pasien pasca general anesthesia setelah penggunaan airway pillow, yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai SpO₂ pada kelompok airway pillow dibandingkan kelompok flabot infus. Penggunaan airway pillow membantu mempertahankan posisi ekstensi kepala sehingga jalan napas lebih terbuka dan ventilasi menjadi lebih optimal. Kesimpulan: Penggunaan airway pillow efektif dalam membantu mempertahankan kepatenan jalan nafas pasien pasca general anesthesia di ruang PACU. Metode non farmakologis untuk meningkatkan kualitas pemulihan pasien pasca anestesi. Kata Kunci: airway pillow, kepatenan jalan napas, saturasi oksigen, general anesthesia, PACU.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | airway pillow, kepatenan jalan napas, saturasi oksigen, general anesthesia, PACU |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 07:05 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 07:05 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/24072 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
