Ahlam, Hanidar (2026) EFEKTIVITAS PEMBERIAN DARK CHOCOLATE DAN JUS WORTEL TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA MAHASISWI JURUSAN KEBIDANAN POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text
AWAL.pdf

Download (1MB)
Text
ABSTRACT.pdf

Download (129kB)
Text
CHAPTER 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (218kB) Request a copy
Text
CHAPTER II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (356kB) Request a copy
Text
CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (282kB) Request a copy
Text
CHAPTER IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (209kB) Request a copy
Text
CONCLUSION.pdf

Download (69kB)
Text
REFERENCES.pdf

Download (121kB)
Text
APPENDICES.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Dismenore merupakan gangguan menstruasi yang dialami sekitar 64,25% perempuan di Indonesia dan dapat mengganggu aktivitas belajar, konsentrasi, serta produktivitas. Dark chocolate mengandung magnesium, flavonoid, dan polifenol yang berperan menghambat pembentukan prostaglandin dan merelaksasi otot uterus, sedangkan jus wortel mengandung beta-karoten, vitamin A, dan vitamin E yang memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi sehingga berpotensi menurunkan nyeri haid. Tujuan: Mengetahui efektivitas pemberian dark chocolate dan jus wortel terhadap penurunan nyeri haid pada mahasiswi Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Sampel berjumlah 44 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Tingkat nyeri haid diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan Mann–Whitney U Test. Hasil: Karakteristik responden pada kedua kelompok relatif serupa. Pada kelompok dark chocolate, tingkat nyeri berubah dari kategori sedang dan berat menjadi ringan dan sedang, dengan rata-rata menurun dari 6,18 ± 1,097 menjadi 3,77 ± 1,307. Pada kelompok jus wortel, rata-rata nyeri menurun dari 5,91 ± 1,019 menjadi 4,95 ± 0,722, namun mayoritas tetap mengalami nyeri sedang. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan penurunan bermakna pada kedua kelompok (p < 0,001). Rata-rata penurunan nyeri pada kelompok dark chocolate (2,41 ± 1,260) lebih besar dibandingkan jus wortel (0,95 ± 0,653), dan hasil uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan bermakna (Z = −3,799; p < 0,001). Kesimpulan: Dark chocolate dan jus wortel sama-sama menurunkan nyeri haid, namun dark chocolate lebih efektif dibandingkan jus wortel pada mahasiswi Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Dark Chocolate, Jus Wortel, Nyeri Haid.
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 05 Aug 2026 09:40
Last Modified: 05 Aug 2026 09:40
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23998

Actions (login required)

View Item View Item