Prashanti, Asty Maulidya (2026) Gambaran Persepsi Dan Alasan Dalam Partisipasi Pemeriksaan IVA Pada Ibu PUS Yang Belum Melakukan Pemeriksaan IVA Di Wilayah Padukuhan Paten. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Awal)
Awal.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (335kB) |
|
Text (Chapter 1)
Chapter 1.pdf Download (344kB) |
|
Text (Chapter 2)
Chapter 2.pdf Download (353kB) |
|
Text (Chapter 3)
Chapter 3.pdf Restricted to Registered users only Download (372kB) Request a copy |
|
Text (Chapter 4)
Chapter 4.pdf Restricted to Registered users only Download (524kB) Request a copy |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (247kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (304kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Kanker serviks merupakan penyebab utama kematian wanita yang dapat dicegah melalui Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Meskipun layanan tersedia, cakupan skrining IVA di wilayah Sleman sangat rendah yaitu sekitar 2-3%. Tujuan: Mengetahui gambaran persepsi dan alasan ibu Pasangan Usia Subur (PUS) yang belum melakukan pemeriksaan IVA di wilayah Padukuhan Paten. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif ini melibatkan 40 ibu PUS di Padukuhan Paten yang belum pernah melakukan pemeriksaan IVA. Penelitian ini berfokus pada dua variabel utama, yaitu persepsi dan alasan keengganan melakukan pemeriksaan IVA. Pengumpulan data variabel persepsi menggunakan kuesioner pendekatan Health Belief Model, sedangkan variabel alasan diperoleh melalui pertanyaan terbuka. Data kemudian dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil: Mayoritas responden (92,5%) memiliki persepsi kategori cukup, dan hanya 7,5% berkategori baik. Alasan penolakan didominasi faktor psikologis berupa takut (35,0%) dan malu (22,5%). Hambatan terbesar meliputi kesibukan/ tidak ada waktu (37,5%), biaya (25,0%), tidak diizinkan suami (20,0%), dan kurangnya informasi (17,5%). Kesimpulan: Persepsi ibu PUS terhadap pemeriksaan IVA sebagian besar berada pada kategori cukup (92,5%). Berdasarkan komponen persepsi yang diukur, persepsi ancaman merupakan komponen dengan tingkat persetujuan tertinggi, sedangkan persepsi kerentanan merupakan komponen dengan tingkat persetujuan terendah. Alasan ketidakikutsertaan didominasi oleh rasa takut dan malu, sementara hambatan terbesar adalah kesibukan, keterbatasan biaya, tidak mendapat izin suami, dan kurangnya informasi. Karakteristik responden mayoritas adalah ibu rumah tangga berpendidikan SMA pada usia produktif. Diperlukan upaya edukasi dan promosi kesehatan yang lebih intensif untuk meningkatkan partisipasi ibu PUS dalam pemeriksaan IVA. Kata Kunci: Kanker Serviks, Pemeriksaan IVA, Persepsi, Alasan, Health Belief Model.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | Kata Kunci: Kanker Serviks, Pemeriksaan IVA, Persepsi, Alasan, Health Belief Model. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 06:02 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 06:02 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23987 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
