Hanum, Andira Latifa (2026) TEKNIK PREOKSIGENASI TERHADAP NILAI END-TIDAL OKSIGEN (ETO2) PADA PASIEN ANESTESI UMUM. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Cover)
AWAL.pdf

Download (834kB)
Text (Abstract)
Abstract.pdf

Download (208kB)
Text (Chapter 1)
CHAPTER 1.pdf

Download (259kB)
Text (Chapter 2)
CHAPTER 2.pdf

Download (360kB)
Text (Chapter 4)
CHAPTER 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (300kB) Request a copy
Text (Chapter 4)
CHAPTER 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (260kB) Request a copy
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf

Download (157kB)
Text (References)
Refference.pdf

Download (172kB)
Text (Appendices)
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) Request a copy
Text (Full text)
full text skripsi Andira Latifa Hanum.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) Request a copy
Text (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (423kB) Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Anestesi umum merupakan prosedur medis yang dilakukan pada lebih dari 300 juta pasien per tahun di seluruh dunia, dengan risiko utama berupa hipoksemia selama fase induksi akibat periode apnea pra-intubasi. Preoksigenasi menjadi langkah krusial untuk meningkatkan cadangan oksigen alveolar, namun pemilihan teknik yang paling efektif masih menjadi kesenjangan ilmiah, khususnya perbandingan teknik deep breathing dan tidal volume normal menggunakan indikator End-Tidal O₂ (EtO₂). Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan nilai EtO₂ pada pasien anestesi umum berdasarkan teknik preoksigenasi di RSUP dr. Sitanala Tangerang. Metode: Penelitian menggunakan desain observasional analitik cross-sectional dengan teknik consecutive sampling terhadap 130 responden pasien operasi elektif dengan anestesi umum, terbagi merata menjadi dua kelompok: teknik deep breathing (n=65) dan tidal volume normal (n=65). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung nilai EtO₂ menggunakan monitor mesin anestesi GE Aisys CS2 pada periode 11 Maret– 11 April 2026, dan dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai EtO₂ pada kelompok deep breathing sebesar 93,42 ± 2,48%, lebih tinggi dibandingkan kelompok tidal volume normal sebesar 88,15 ± 1,97%. Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok (p<0,001). Kesimpulan: Teknik deep breathing lebih efektif dalam meningkatkan kadar oksigen alveolar dan mencapai ambang preoksigenasi adekuat (EtO₂ ≥90%) dibandingkan tidal volume normal. Kata kunci: preoksigenasi, end-tidal oksigen, deep breathing, tidal volume normal, anestesi umum

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: anestesi umum, deep breathing, end tidal o2, preoksigenasi, tidal volume normal
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 06 Aug 2026 04:55
Last Modified: 06 Aug 2026 04:55
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23946

Actions (login required)

View Item View Item