Oktaviana, Monica (2026) PENGARUH PENGGUNAAN AIRWAY ADJUNCT (STYLET) TERHADAP FREKUENSI DENYUT NADI DAN DURASI WAKTU INTUBASI PADA PASIEN GENERAL ANESTESI. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (1MB) |
|
Text (Abstrack)
Abstrack.pdf Download (634kB) |
|
Text (Chapter 1)
CHAPTER 1.pdf Download (266kB) |
|
Text (Chapter 2)
CHAPTER 2.pdf Download (5MB) |
|
Text (Chapter 3)
CHAPTER 3.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
Text (Chapter 4)
CHAPTER 4.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) |
|
Text (Conclusion)
Conclusion.pdf Download (455kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (1MB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
Text (full-text)
Monica Oktaviana.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (729kB) |
Abstract
Latar Belakang: Intubasi endotrakeal merupakan prosedur esensial dalam manajemen jalan napas pada pasien yang menjalani general anestesi, namun tindakan ini berisiko memicu respons hemodinamik berupa peningkatan frekuensi denyut nadi akibat stimulasi sistem saraf simpatis pada area orofaring, laring, dan trakea. Penggunaan airway adjuncts berupa stylet diyakini dapat mempermudah pengarahan endotrakeal tube menuju glotis, mengurangi manipulasi jalan napas, serta meminimalkan gangguan hemodinamik selama tindakan berlangsung. Tujuan: Mengetahui pengaruh penggunaan Stylet terhadap frekuensi denyut nadi dan durasi waktu intubasi pada pasien general anestesi. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental (posttest only with control group). Sampel 68 responden dibagi menjadi kelompok intervensi (Penggunaan stylet) dan kontrol (Tanpa menggunakan Stylet) melibatkan 68 responden yang menjalani pembedahan elektif di Instalasi Bedah Sentral RSUD Kota Bogor pada Maret–April 2026, masing-masing 34 responden per kelompok yang ditentukan berdasarkan nomor antrean ganjil-genap. Data dikumpulkan menggunakan bed side monitor dan stopwatch, kemudian dianalisis dengan uji Mann-Whitney dan Independent T-Test. Hasil: Rata-rata frekuensi denyut nadi kelompok intervensi lebih rendah (82,03 x/menit) dibandingkan kelompok kontrol (93,47 x/menit) dengan p=0,001, serta waktu intubasi kelompok intervensi lebih singkat (26,93 detik) dibandingkan kelompok kontrol (33,13 detik) dengan p=0,000. Kesimpulan: Penggunaan stylet berpengaruh signifikan dalam menurunkan frekuensi denyut nadi dan mempersingkat durasi waktu intubasi pada pasien general anestesi. Kata kunci: stylet, airway adjuncts, frekuensi denyut nadi, waktu intubasi, general anestesi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | stylet, airway adjuncts, frekuensi denyut nadi, waktu intubasi, general anestesi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 09:30 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 09:30 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23945 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
