Cahyani, Diah Ayu (2026) PENGARUH JENIS ARANG AKTIF BATOK KELAPA, BATU BARA DAN SEKAM PADI TERHADAP KADAR SISA KLOR PADA AIR BERSIH. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text (Introduction)
2026_P07133222011_introduction.pdf

Download (384kB)
Text (abstract)
2026_P07133222011_abstract.pdf

Download (224kB)
Text (chapter1)
2026_P07133222011_chapter1.pdf

Download (232kB)
Text (chapter2)
2026_P07133222011_chapter2.pdf

Download (188kB)
Text (chapter3)
2026_P07133222011_chapter3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB) Request a copy
Text (chapter4)
2026_P07133222011_chapter4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB) Request a copy
Text (conclusion)
2026_P07133222011_conclusion.pdf

Download (8kB)
Text (references)
2026_P07133222011_references.pdf

Download (125kB)
Text (appenndces)
2026_P07133222011_appendces.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) Request a copy
Text (Full text)
DIAH AYU CAHYANI_P07133222011.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) Request a copy
Official URL: https://poltekkesjogja.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Air bersih adalah kebutuhan dasar yang dicermin¬kan dalam SDG ke 6 untuk menjamin ketersediaan air dan sanitasi bagi semua. Di Indonesia, klorinasi menjadi metode disinfeksi yang paling umum diterapkan oleh penyedia air (PDAM) karena efektif membunuh patogen dan meninggalkan residu yang melindungi jaringan distribusi, namun residu klorin yang berlebih menimbulkan masalah kesehatan dan organoleptik. Sebagai solusi teknologi tepat guna, arang aktif (activated carbon) dipandang efektif untuk mengurangi sisa klorin karena struktur pori dan luas permukaannya yang tinggi, bahan lokal seperti sekam padi, batok kelapa, dan batu bara menjanjikan sebagai sumber arang aktif yang murah dan berkelanjutan. Tujuan: Mengetahui pengaruh jenis arang aktif batok kelapa, arang batu bara dan arang sekam padi terhadap sisa kadar klorin pada air bersih Metode: Penelitian ini merupakan kuasi-eksperimental dengan desain One Group Pre Test-Post Test Design pada masing-masing jenis arang aktif. Hasil: Semua jenis arang aktif (sekam padi, batu bara, batok kelapa) mampu menurunkan sisa klorin pada sampel air sumur gali menggunakan sistem upflow (waktu kontak 60 menit, debit 1 L/menit). Secara deskriptif, sekam padi paling besar penurunannya dengan sisa klorin akhir rata‑rata 0,7 mg/L (penurunan 51%), batu bara 0,9 mg/L (37,7%) dan batok kelapa 1,2 mg/L (15,5%); dengan urutannya SP > BB > BK. Hasil ini menunjukan bahwa karakteristik bahan baku memengaruhi kemampuan adsorpsi klorin, namun optimasi peningkatan dosis, waktu kontak dan periode back wosh agar penurunan mencapai standar sisa klorin sesuai Permenkes No. 2/2023 (0,2-0,5mg/L) Kesimpulan: Ketiga jenis arang aktif (sekam padi, batu bara, dan batok kelapa) menurunkan kadar sisa klorin pada air sumur gali. Sekam padi menunjukkan efektivitas tertinggi (rata rata akhir 0,7 mg/L).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Arang Aktif, Batu Bara, Sekam Padi, Batok Kelapa, Sisa Klor, Air Bersih
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 11 Aug 2026 03:53
Last Modified: 11 Aug 2026 03:53
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23934

Actions (login required)

View Item View Item