Majid, Sekar Ayu Nur (2026) GAMBARAN SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH DI TPST SINDU MANDIRI SINDUADI YOGYAKARTA. Diploma thesis, poltekkes kemenkes yogyakarta.
|
Text (Cover)
Teks (COVER).pdf Download (775kB) |
|
Text (Abstract)
Text (ABSTRACT).pdf Download (183kB) |
|
Text (Chapter 1)
Text (Chapter 1).pdf Download (292kB) |
|
Text (Chapter 2)
Text (Chapter 2).pdf Download (406kB) |
|
Text (Chapter 3)
Text (Chapter 3).pdf Restricted to Registered users only Download (278kB) |
|
Text (Chapter 4)
Text (Chapter 4).pdf Restricted to Registered users only Download (452kB) |
|
Text (Cloncution)
Text Cloncution.pdf Download (159kB) |
|
Text (References)
References.pdf Download (194kB) |
|
Text (Appendices)
Appendices.pdf Restricted to Registered users only Download (869kB) |
|
Text (SEKAR AYU NUR MAJID_P07133123010)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Permasalahan sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta semakin kompleks seiring meningkatnya timbulan sampah dan keterbatasan kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). TPST Sindu Mandiri merupakan salah satu fasilitas pengelolaan sampah berbasis kawasan yang berperan dalam mengurangi timbulan sampah melalui kegiatan pemilahan, pengolahan, dan penanganan residu. Tujuan: Mengetahui gambaran sistem pengelolaan sampah di TPST Sindu Mandiri Sinduadi Yogyakarta berdasarkan aspek teknis operasional, kelembagaan, pembiayaan, peraturan, dan peran serta masyarakat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan checklist penilaian yang mengacu pada SNI 3242:2008. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan didukung dengan metode skoring untuk menilai kondisi sistem pengelolaan sampah. Hasil: Aspek teknis operasional memperoleh skor 80% (baik), aspek kelembagaan 100% (sangat baik), aspek pembiayaan 80% (baik), aspek peraturan 60% (cukup), dan aspek peran serta masyarakat 40% (buruk). TPST Sindu Mandiri menerima rata-rata 1.562 kg sampah per hari. Pengolahan sampah organik dilakukan melalui pengomposan dan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), sedangkan sampah anorganik dikelola melalui pemilahan dan kerja sama dengan pengepul. Sistem pembiayaan didukung oleh iuran warga, bantuan pemerintah desa, serta kemitraan dengan berbagai pihak. Kendala utama yang ditemukan adalah rendahnya pemilahan sampah dari sumber dan belum optimalnya partisipasi masyarakat. Kesimpulan: Sistem pengelolaan sampah di TPST Sindu Mandiri secara keseluruhan berada pada kategori baik dengan rata-rata skor 72%. Kekuatan utama terletak pada aspek kelembagaan dan kemitraan pengelolaan sampah, sedangkan tantangan utama adalah rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah dari sumber serta belum seimbangnya pembiayaan operasional dengan biaya penanganan residu. Kata kunci: pengelolaan sampah, TPST, SNI 3242:2008, partisipasi masyarakat, maggot BSF
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Kata Kunci/Keyword Abstrak: | pengelolaan sampah, TPST, SNI 3242:2008, partisipasi masyarakat, maggot BSF |
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan |
| Depositing User: | Mahasiswa Polkesyogya |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 04:48 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 04:48 |
| URI: | http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23898 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
