Sulis Tia Rini, Sulis (2026) PENERAPAN GUIDED IMAGERY DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA NYAMAN NYERI PADA PASIEN POST OPERASI ORIF DI RSUP DR. SARDJITO. Tugas Akhir Ners thesis, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Text
Awal.pdf

Download (615kB)
Text
Abstact.pdf

Download (205kB)
Text
Chapter 1.pdf

Download (291kB)
Text
Chapter 2.pdf

Download (542kB)
Text
Chapter 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB) Request a copy
Text
Chapter 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB) Request a copy
Text
Chapter 5.pdf

Download (271kB)
Text
Conclusion.pdf

Download (194kB)
Text
References.pdf

Download (174kB)
Text
Appendices.pdf
Restricted to Registered users only

Download (746kB) Request a copy
Official URL: http://poltekkesjogja.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Pasien pasca operasi Open Reduction Internal Fixation (ORIF) sering mengalami nyeri akut akibat kerusakan jaringan dan respons inflamasi pasca pembedahan. Nyeri yang tidak teratasi dapat menghambat mobilisasi, mengganggu istirahat, serta memperlambat proses pemulihan pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan nyeri adalah Guided Imagery. Tujuan: Menggambarkan penerapan terapi Guided Imagery dalam menurunkan tingkat nyeri pada pasien post operasi ORIF di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Metode: Studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien post operasi ORIF yang mengalami nyeri akut. Pengkajian nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi Guided Imagery diberikan selama 10 menit dengan mengarahkan pasien membayangkan suasana yang nyaman dan menenangkan. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi selama masa pengelolaan kasus. Hasil: Penerapan terapi Guided Imagery efektif dalam menurunkan nyeri dan sebagai terapi komplementer dari terapi farmakologi. Hasil kedua pasien didapatkan penurunan nyeri. Selain penurunan skala nyeri, pasien tampak lebih rileks, meringis berkurang, dan mampu mengontrol nyeri dengan lebih baik. Perbedaan hasil penurunan nyeri dipengaruhi oleh kemampuan konsentrasi, pengalaman operasi sebelumnya, kondisi psikologis, serta kemampuan pasien dalam membangun visualisasi selama terapi berlangsung. Kesimpulan: Penerapan Guided Imagery menurunkan tingkat nyeri pada pasien post operasi ORIF. Guided Imagery dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan komplementer untuk membantu meningkatkan kenyamanan dan mengurangi nyeri pada pasien pasca operasi ORIF. Kata Kunci: Guided Imagery, nyeri akut, ORIF, fraktur, asuhan keperawatan.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir Ners)
Kata Kunci/Keyword Abstrak: Guided Imagery, nyeri akut, ORIF, fraktur, asuhan keperawatan.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta > Jurusan Keperawatan > Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan, Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Mahasiswa Polkesyogya
Date Deposited: 04 Aug 2026 04:14
Last Modified: 04 Aug 2026 04:14
URI: http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/23881

Actions (login required)

View Item View Item